Lubang di hatiku kini semakin membesar. Namun saat kutemukan seseorang yang dapat menutup lubang itu, aku tidak dapat menggapainya. Haruskah aku menyerah? Haruskah kubiarkan lubang ini semakin membesar dan menelanku ke dalamnya? - Andreinna. Aku menyayanginya. Aku tahu sudah sejak lama ia pendam rasa sakit itu. Ia selalu memendam perasaannya sendirian dan tidak pernah membaginya dengan orang lain. Kini aku tidak akan membiarkan hatinya kembali sedih. Kini giliranku membahagiakannya, karena aku menyayanginya. - Shafira. Gadis itu cantik. Wajahnya, matanya, bibirnya, rambutnya, suaranya. Aku menyukai semua tentang dirinya. Tapi apakah ia akan menyukaiku yang seperti ini? - Raedi. Cinta tidak selalu antara seorang perempuan dan seorang laki-laki. Cinta pun tidak selalu mengenai siapa menyukai siapa atau siapa membenci siapa. Cinta antara dua orang sahabat pun tidak selalu sama artinya bagi kedua orang itu. Dan cinta antara dua orang kekasih pun tidak murni perasaan cinta yang sebenarnya. Cinta yang tumbuh pada sosok Andreinna, Shafira, dan Raedi merupakan wujud cinta rumit yang hanya bisa dirasakan tapi tidak dapat dijelaskan.
Más detalles