We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
An Antagonist

An Antagonist

  • WpView
    Reads 272
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 9, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Benar atau salahnya seseorang tergantung dari sudut pandang orang tersebut. Seseorang merupakan pemeran protagonis dalam dramanya sendiri, tetapi tidak dalam drama yang lainnya. Bisa jadi orang tersebut adalah si licik dalam drama orang lain. Yeah, seperti yang ku bilang tadi, tergantung ' point of view ' . Kecuali aku, kurasa dalam drama orang di sekitarku atau bahkan dramaku sendiri aku adalah yang terkejam dan terjahat. Baiklah aku akan memainkan peranku dengan baik. - Anna -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUAN VILLAINKU~ (Tamat)
  • Flower in the Rain
  • Pemeran Antagonis Wanita (MinHwan)
  • Choose A Way Of Life (END)
  • Transmigrasi Queen Antagonis
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • Second Chance
  • ILUSI
  • ANTAGONIS ✓ [END] (GHS GEN 1)

Kupikir aku tidak akan isekai setelah kehidupanku berakhir. Tahu, 'kan, hanya orang tertentu saja yang bisa mendapat kesempatan emas semacam itu? Namun, tampaknya tiket isekai bisa diperoleh semua orang, termasuk diriku, yang tidak memiliki rekam jejak mengagumkan. Eh tapi, kenapa aku harus masuk ke otome game yang kumainkan lewat jalur numpang alias gratis, sih? Oke, tidak masalah aku bukan tokoh utama, antagonis seksi, maupun karakter pembantu. Aku hanyalah karakter tidak penting, tak bernama, yang ada dalam game tersebut. Karakter yang muncul di awal.... "Dasar aneh!" Ups. Aku ternyata sekelas dengan karakter antagonis. Bukan sembarang antagonis, melainkan karakter tersembunyi, berlian, yang sulit didekati oleh pemain! Apa sebaiknya aku membiarkan Mr. Villain menjalani penderitaan ketika SD, menjadi objek perundungan, dan menjauh saja dari masalah? Toh di kemudian hari dia akan menjadi bos besar, pemilik bisnis bernilai jutaan lebih, dan sandungan bagi male leads yang ingin mendekati tokoh utama. "..." Mana bisa begitu?! Oleh karena itu, aku pun menolong Mr. Villain dan berusaha menjadi orang baik agar nanti dapat ganjaran menang undian senilai satu milyar ahahahahaha! "Istriku, biar aku yang bereskan." Di masa depan, saat aku dewasa, bukan undian satu milyar yang kudapat. Aku bahkan tidak menduga bahwa bocah antagonis itu membalas kebaikanku dengan cara ... terlalu baik. Apakah ini saatnya bagiku 'tuk bersinar?! Shining~ Shimering~ Splending~ "Sayang, aku serahkan padamu!" Jadi nyonya besar memang yang terbaik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines