THE WEAPON

THE WEAPON

  • WpView
    Reads 1,827
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 3, 2016
Weapon hunter adalah sebuah organisasi terselubung yang bertugas untuk mencari senjata-senjata kuno yang mempunyai kekuatan istimewa,Mereka mencari senjata-senjata kuno itu untuk digunakan sebagai alat perang yang maha dahsyat Indonesia menjadi salah satu negara yang mempunyai banyak senjata kuno,bahkan beberapa senjata hebat yang dulu digunakan para kstria untuk berperang menjadi sasaran weapon hunter Keris Mpu Gandring dan Kujang Prabu siliwangi adalah senjata yang dicari weapon hunter di Indonesia,kekuatan dua senjata itu mengundang organisasi weapon hunter untuk datang ke Nusantara dan mengirimkan para misionarisnya untuk mendapatkan kedua senjata itu Keris Mpu Gandring dan Kujang Prabu silihwangi sangat susah untuk didapatkan dan kedua senjata itu tidak bisa dimiliki sembarang orang karena kedua senjata itu memilih pemegangnya masing-masing. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah-kisah Bangsa Petualang - Liang Ie Shen
    Kisah-kisah Bangsa Petualang - Liang Ie Shen
    Karangan Liang Ie Shen ini Judul aslinya "Thay Tong Yoe Hiap Toan" (Hokkian) atau "Da Tang You Xia Zhuan" (Mandarin). Mulai dimuat sebagai cerita bersambung di koran Hongkong pada 1 Januari 1963, dan berakhir pada 14 Juni 1964. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh OKT di tahun 1964, diterbitkan oleh penerbit Mekar Djaja, Jakarta, dalam 16 jilid. Kemudian oleh Penerbit Sejahtera Indah Tahun 1980. Termasuk dalam seri karya Liang Ie Shen yang disebut sebagai "Serial Dinasti Tong", karena menceritakan kisah di jaman pemerintahan Kaisar Lie. Tokoh-tokoh ceritanya a.l. Toan Kui Ciang, Tiat Mo Lek, Hee Leng Song, Khong-Khong Jie, dll. Urutan Trilogi Dinasti Tong adalah : Pendekar Aneh [Nu Di Qi Ying Zhuan Lie Tee Kie Eng] disadur oleh Boe Beng Tjoe terdiri dari 12 jilid diterbitkan oleh Mekar Jaya. Kisah bangsa Petualang, Serial ini dilanjutkan dengan "Tusuk Konde Pusaka" atau "Liong Hong Po Tjhee Yan" (Hokkian) atau "Long Feng Bao Chai Yuan" (Mandarin), dengan tokoh-tokoh ceritanya a.l. Toan Kek Shia, Su Jiak Bwee, dll., di samping masih munculnya juga tokoh­-tokoh dari "Kisah Bangsa Petualang". Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh S. D. Liong di tahun 1965, diterbitkan oleh penerbit Pantja Satya, Semarang, dalam 18 jilid. Serial ini diakhiri dengan cerita ke-3, berjudul "Jiwa Ksatria" atau "Hui Kiam Sim Mo' (Hokkian) atau "Hui Jian Xin Mo" (Mandarin), dengan tokoh-tokoh ceritanya a.l. Can Pek Sin, Tiat Ceng, Tiat Leng, Thie Po Leng, Lauw Bong, Liong Seng Hong, dll., di samping masih munculnya juga tokoh-tokoh dari "Kisah Bangsa Petualang" dan "Tusuk Konde Pusaka".
    WpPart
    Complete
    Pukulan Naga Sakti - Gu Long
    Pukulan Naga Sakti - Gu Long
    Keng thian giok cu Thi keng serta putra kesayangannya Giok bin Coan cu (Coan cu berwajah kemala) Thi Tiong giok dari Dunia Persilatan secara beruntun lenyap dari keramaian dunia persilatan, bahkan tersiar pula berita tentang kematian mereka. Menyusul kemudian, terjadi pula serentetan peristiwa aneh, hanya dalam semalaman ternyata Thian liong pay telah membubarkan segenap anggota perguruannya dan mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan. Sebagai pewaris Thian Liong Pay, Thi Eng Khi malahan dilarang oleh keluarganya untuk mempelajari ilmu silat. Namun jiwa kependekarannya muncul ketika para pentolan iblis mulai bermunculan dan ingin menguasai jagat Bu Lim. Dapatkah Thi Eng Khi dalam waktu singkat menemukan kitab sakti perguruannya dan mengalahkan para dedengkot iblis yang sudah mulai menampakan diri?
    WpPart
    Complete
  • Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) ~ Liang Ie Shen
    Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) ~ Liang Ie Shen
    Awal kisah dari Trilogi Dinasti Tong yang merupakan salah satu karya terbaik Liang Ie Shen. Sangat direkomendasikan untuk dibaca (must read), bahkan dari beberapa pengamat memberikan bintang 5 untuk trilogi ini (Trilogi Pendekar Rajawali karya Jin Yong mendapatkan bintang 4). 1. Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) 2. Kisah Bangsa Petualang (Thai Tong Yu Hiap Toan) berlanjut Tusuk Kundai Pusaka (Liong Hong Po Cee Yan) 3. Jiwa Ksatria (Hui Kiam Sim Mo) Bu Cek Thian dianggap merampas kerajaan dari Keluarga Lie, membinasakan keluarga Kaisar, serta menteri-menteri setia, yang menyebabkan pertarungan perebutan takhta, pengkhianatan, ancaman pemberontakan dan penyerbuan dari luar Tiongkok. Kakek dan ayah Siangkoan Wan Jie dibinasakan, ibunya ditangkap dan dimasukkan ke istana sebagai budak. Siangkoan Wan Jie bertekad membinasakan sang Kaisar Wanita, tetapi menemukan kenyataan yang sangat berbeda, Bu Cek Thian memerintah dengan adil dan sangat dicintai rakyat. Bu Hian Song, keponakan Kaisar Bu Cek Thian yang lihay, berilmu silat tinggi, bermaksud merampas kedudukan Kaisar tanpa mahkota di dalam Rimba Persilatan. Pertemuannya dengan Lie It di Kim-teng, membuat Hian Song jatuh cinta pada Lie It. Setelah gagal merebut kursi Bengcu Dunia Persilatan, Lie It, seorang pangeran Kerajaan Tong, berencana membunuh Kaisar dengan menyusup ke istana, tetapi berakhir dengan kegagalan dan lari keluar perbatasan bersama isterinya, Tiangsun Pek. Perseteruan, pertolongan, permusuhan, membuat mereka terjepit di antara cinta, budi dan dendam. Benar-benar cerita yang membuat para pecinta cerita silat menyesal jika tidak membacanya.
    WpPart
    Complete
    Perfect Weapon
    Perfect Weapon
    Beberapa abad silam manusia kembali mengulang kebodohan yang sama. Saling membunuh satu sama lain hanya untuk mendapatkan kekuasaan yang pada akhirnya akan mereka tinggalkan setelah kematian menjemput. Terdengar lucu memang. Semua pengetahuan digunakan untuk mencabik-cabik saudara sendiri. Namun waktu terus berjalan, seakan merevisi beberapa hal yang telah lalu. Zaman berubah. Diiringi pengetahuan yang mulai lenyap dari peradaban manusia. Bisa dibilang teori siklis tengah terjadi, di mana kekuasaan hanya berputar pada porosnya. Tak ada yang bisa kembali ke masa lalu. Dan setelah kedamaian (semu) didapat, dunia terbagi menjadi beberapa kelompok paham. Alhasil sebuah mitos beredar di kalangan pemimpi. [Perfect Weapon] Sebuah senjata yang konon memulai dan mengakhiri peperangan yang terjadi jauh di millennium-millennium silam. Senjata sempurna yang dapat menciptakan kejayaan bagi orang yang menemukannya. Kabar mengatakan benda itu masih tersimpan rapi di suatu tempat di belahan bumi. Tak ada yang tau apakah itu benar. Namun tak ada juga yang bisa memastikan mitos tersebut hanya sebuah bualan belaka. Yang jelas, hal tersebut mengawali perjalanan panjang dari Jean dan Akira, hingga menemukan akhir yang tak terduga.
    WpPart
    Complete
  • Bentroknya Rimba Persilatan - Khu Lung
    Bentroknya Rimba Persilatan - Khu Lung
    Niatnya untuk berguru pada Thian Jan Su seorang tokoh sakti aneh dan tiada tandingannya mendadak sirna karena Thian Jan Shu meninggal akibat terkena pusaka Thian Liong Suo (Bor Naga Langit) ketika bertarung dengan Thian San Chiet Kiam (7 Jago Pedang dari Thian San), sebelum meninggal Thian Jan Su telah meninggalkan seluruh Ilmunya di atas 7 buah Hiolo kuno yang kemudian direbut oleh 7 ketua partai persilatan. Dikarenakan saat itu Boen Ching menyaksikannya untuk menghilangkan jejak, satu persatu dari ketua partai persilatan terpaksa memukul tubuh Boen Ching yang masih kecil itu dengan ilmu telapak pamungkas dari perguruan mereka masing-masing. Di ambang kematian Boen Ching ia akhirnya berhasil ditolong dan diangkat menjadi murid oleh Ie Bok Tocu salah seorang murid dari seorang tokoh sakti yang menjadi musuhnya Thian Jan Shu. Dalam pengembaraanya secara tidak sengaja ia mendapat belajar ilmu Thay Thien Kioe Sih (Sembilan Jurus Jungkir Balik) & Pedang Pusaka Cing Hong Kiam (Pedang Sinar Hijau) di sebuah gua tempat penyimpanan harta dari salah seorang tokoh Bu Lim Su Mo (4 Iblis Dunia Persilatan).
    WpPart
    Complete
    Tusuk Kundai Pusaka - Liang Ie Shen
    Tusuk Kundai Pusaka - Liang Ie Shen
    Lanjutan "Kisah-kisah Bangsa Petualang" Salah satu kisah dari Trilogi Dinasti Tong yang merupakan salah satu karya terbaik Liang Ie Shen. Sangat direkomendasikan untuk dibaca (must read), bahkan dari beberapa pengamat memberikan bintang 5 untuk trilogi ini (Trilogi Pendekar Rajawali karya Jin Yong mendapatkan bintang 4). 1. Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) 2. Kisah Bangsa Petualang (Thai Tong Yu Hiap Toan) berlanjut Tusuk Kundai Pusaka (Liong Hong Po Cee Yan) 3. Jiwa Ksatria (Hui Kiam Sim Mo)
    WpPart
    Complete
  • Kisah-kisah Bangsa Petualang - Liang Ie Shen
  • Pukulan Naga Sakti - Gu Long
  • Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) ~ Liang Ie Shen
  • Perfect Weapon
  • Bentroknya Rimba Persilatan - Khu Lung
  • Tusuk Kundai Pusaka - Liang Ie Shen

Kisah-kisah Bangsa Petualang - Liang Ie Shen

Karangan Liang Ie Shen ini Judul aslinya "Thay Tong Yoe Hiap Toan" (Hokkian) atau "Da Tang You Xia Zhuan" (Mandarin). Mulai dimuat sebagai cerita bersambung di koran Hongkong pada 1 Januari 1963, dan berakhir pada 14 Juni 1964. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh OKT di tahun 1964, diterbitkan oleh penerbit Mekar Djaja, Jakarta, dalam 16 jilid. Kemudian oleh Penerbit Sejahtera Indah Tahun 1980. Termasuk dalam seri karya Liang Ie Shen yang disebut sebagai "Serial Dinasti Tong", karena menceritakan kisah di jaman pemerintahan Kaisar Lie. Tokoh-tokoh ceritanya a.l. Toan Kui Ciang, Tiat Mo Lek, Hee Leng Song, Khong-Khong Jie, dll. Urutan Trilogi Dinasti Tong adalah : Pendekar Aneh [Nu Di Qi Ying Zhuan Lie Tee Kie Eng] disadur oleh Boe Beng Tjoe terdiri dari 12 jilid diterbitkan oleh Mekar Jaya. Kisah bangsa Petualang, Serial ini dilanjutkan dengan "Tusuk Konde Pusaka" atau "Liong Hong Po Tjhee Yan" (Hokkian) atau "Long Feng Bao Chai Yuan" (Mandarin), dengan tokoh-tokoh ceritanya a.l. Toan Kek Shia, Su Jiak Bwee, dll., di samping masih munculnya juga tokoh­-tokoh dari "Kisah Bangsa Petualang". Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh S. D. Liong di tahun 1965, diterbitkan oleh penerbit Pantja Satya, Semarang, dalam 18 jilid. Serial ini diakhiri dengan cerita ke-3, berjudul "Jiwa Ksatria" atau "Hui Kiam Sim Mo' (Hokkian) atau "Hui Jian Xin Mo" (Mandarin), dengan tokoh-tokoh ceritanya a.l. Can Pek Sin, Tiat Ceng, Tiat Leng, Thie Po Leng, Lauw Bong, Liong Seng Hong, dll., di samping masih munculnya juga tokoh-tokoh dari "Kisah Bangsa Petualang" dan "Tusuk Konde Pusaka".

More details
WpActionLinkContent Guidelines