NOTAM -Notice To Airmen-

NOTAM -Notice To Airmen-

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2016
14 jam lagi. 14 jam diatas udara, masih sekitar 14.490 km hingga aku mendarat di ibu pertiwi, tanah tempat lahirku, Indonesia. Aku mengarahkan kepalaku kearah depan. Kutatap lekat-lekat pintu yang tersembunyi dibalik tirai nun jauh di depan sana. Mataku menyiratkan kekhawatiran yang mendalam. Bukannya aku tidak percaya, aku percaya. Hanya saja rasa kekhawatiran itu tetap ada, rasa itu datang bertubi-tubi seakan tak bisa berhenti. Aku sadar, walau sedikit, aku menyimpan rasa kagumku di hatiku bersama dengan rasa khawatir itu....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im not alone
  • Amelia
  • BEDA DUNIA
  • Exchange Souls With Villains
  • Am I the Reincarnation of a Goddess?
  • Chiisana Tenohira
  • TNF Family x reader [HIATUS]
  • NAURA CUMA FIGURAN! [ END ]
  • The Silent Invasion (END)

semua murid di kelas riuh berbisik-bisik dengan teman sebangku.. tampan, cool, keren berbagai pujian yang aku dengar dari mereka membuat ku menatap menerawang kearah nya... tanpa sengaja dia melihat ke arah ku membuat ku tersentak kaget dan menunduk malu karna terpergok memperhatikannya. "hemm... kamu bisa duduk disana tsubasha-kun" kata sensei Miya mempersilakan duduk setelah menemukan kursi kosong di ujung baris paling belakang dekat pintu belakang kelas , terpisah lumayan jauh dari tempat ku duduk. *NB :setiap kelas memiliki 2 pintu keluar, di depan dan belakang* Kami mengikuti pelajaran dengan serius, bel tanda istirahat pun berbunyi.. seperti biasa murid pindahan baru akan menjadi mangsa buat anak-anak di kelas ini.. dia di kerumuni hampir semua anak perempuan dan laki-laki, pertanyaan demi pertanyaan bertubi-tubi diluncurkan..aku hanya melihat dari kejauhan memandangi dia yang di kerumuni, tak lama haruka menepuk pundak ku mengajak bergabung dengan anak-anak lain.. aku pun menuruti nya namun hanya ikut berbaris mendengarkan pertanyaan dan jawaban yg diluncurkan kearah Key. Jawaban nya masih sama seperti awal perkenalan didepan kelas, begitu singkat dan seadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines