Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 25, 2016
Maafkan diriku. Aku tau ini terlambat, seperti katamu Aku akan selalu menyimpan semua kenangan memori kita berdua. Kumohon bintang di langit sampaikan semua kata - kata ku kepadanya yang telah berada diatas. ~ Lyza Starlyn Story by @AndienAndhika //23 Maret 2016//
All Rights Reserved
#109
ficlet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Traces in the Light
  • Désolé
  • And Then You Came (Completed)
  • Regrets of Love
  • Fall And Love
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • 𝗗𝗶𝗮𝗻�𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗗𝘂𝗮 𝗣𝗶𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 || ✔
  • Unsent Letters
  • Because Of You.. (Karena Kamu..) I LingOrm
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines