Vampire's Love

Vampire's Love

  • WpView
    Reads 26,380
  • WpVote
    Votes 1,160
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 6, 2016
WpInfo
Fiction
Paranormal
Suatu malam di musim gugur. Didalam gedung panti asuhan, ada sepasang anak yang sedang bercanda. Sesekali mereka kejar-kejaran. Mereka adalah Justin Drew Parker dan Barbara Leona Lynch. Mereka sudah ada di panti asuhan itu sejak bayi. Mereka sama sekali tidak menyalahkan takdir, justru mereka bahagia dengan takdir mereka yg sekarang. "Hey jangan lari juju" panggil barbara sambil lari. "Jangan panggil aku dengan nama itu Lele" sungut justin dengan bibir yang dirucutkan. "Huh jangan panggil aku dengan nama itu juga juju. Aku jijik mendengarnya" balas barbara dengan wajah lelahnya karna berlari. Ya, mereka punya panggilan sendiri yg mereka tidak suka atau lebih menjijikan untuk di dengar. Justin yg lebih tua dua tahun dari Barbara, merasa Barbara adalah satu-satunya wanita yg dia sayangi. Mereka sudah sepakat tidak akan mau di asuh oleh orang lain, walaupun sudah banyak yang ingin mereka jadi anak angkatnya. ******** Aku melihat Leona sedang menari-nari bak penari balet. Kadang memutarkan badannya dengan tangannya yg di lengkukan ke atas. Kadang juga dia sambil meloncat kesana kemari. Aku yang melihat raut wajahnya sangat bahagia sekali. "Le, sudahlah berhenti menarinya. Aku pusing melihatnya" sungut justin "Aku gak mau wleee" balas barbara sambil menjulurkan lidahnya. Membuat justin gemas melihatnya "Menyebalkan!" balas justin dan pergi meninggalkan barbara. "Juju tungguuu" teriak barbara sambil menghampiri justin. "Kenapa sih Just marah-marah mulu. Lagi pms ya?" "Aku Cuma gak mau kamu kecapean karna nari-nari gak jelas kayak tadi. Kamu kan tau gak boleh kecapean" balas justin masih tetap berjalan didepan leona. "Aku gak mau di kasihanin sama orang termasuk kamu tentang peyakitku just" balas leona dengan suara parau karna menahan tangisnya. Justin berhenti dan membalikan badannya. Dia membuat wanitanya menangis dan itu adalah kelemahan justin. "Maafin aku ya" sungut justin dan memeluk leona
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • My Heart Nurse (DelShan) END ✅
  • FAMILY TIES (END)
  • HOW TO GET YOU [ TAMAT ]
  • hurt [j.b] //
  • Alinka's Story! [Completo]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Aralie, Maafkan Aku

"KAKAK.." teriak seorang gadis mungil yang umurnya kira kira 20 tahun, dia berteriak sambil nangis terisak dengan rambutnya yang berantakan dan wajah cantiknya yang kini menjadi pucat, ia berlari kecil dan langsung menghambur memeluk kakaknya. "hey Jieun, kamu kenapa? Kenapa kamu berantakan seperti ini? Dan... dan kenapa semalem kamu tidak pulang?" tanya sang kakak bertubi bertubi dengan emosi yang memuncak. "nah Hun, ini kesempatan lo.. lihat tuh dia udah tidur, ayo lo mau bales dendamkan sama dia.." suruh Soo Young saat melihat Jieun sudah tertidur dengan tangannya menyanggah kepalanya yang berada dimeja itu. "tapi Soo Young, kalo ntar dia hamil gimana.. gue mah ogah tanggung jawab" ragu pemuda yang dipanggil Sehun itu. "Lo gimana sih, lo bilang mau bales dendam, ya kalo mau buat dia kapok ya begini caranya" marah Jong In kekasih kezia. Dengan cepat Sehun membopong tubuh Jieun menuju mobil ferari kuning miliknya dan segera meluncur kerumahnya yang sangat besar dan hanya ditinggali dia, kakaknya dan pembantunya, tanpa banyak basa basi Sehun langsung membawa Jieun kekamarnya dan segera membaringkan Jieun. "Lo cantik Ji, gue masih gak terima sama kejadian 4 bulan yang lalu, kenapa dengan cepat lo mutusin gue Cuma karena hal sepele kayak gitu.. lo akan menyesal Ji" gumam Sehun membelai pipi Jieun dan mencium bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines