Ocehan RESTY

Ocehan RESTY

  • WpView
    Membaca 111
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jan 25, 2019
Pernah punya sahabat cowo? Dari kecil bareng, ngelewatin masa pubertas sampe gede? Maksud gue engga setua itu, maksudnya sampe SMA. Pernah ga? Kalau engga, gue mau ceritain tentang gue. Yang punya sahabat cowo, yang bikin gue nyaman banget temenan sama dia sampe 9 tahun. ga kerasa memang, dari dulunya bolon sampe sekarang udah jadi playboy. Yang dulunya ingus kemana-mana jadi cowo ganteng yang diincariin cewe-cewe. Tapi, dia tetep temen gue yang dulu. Yang tetep jadi sandaran gue waktu gue gapunya tempat lain buat bersandar. Tetep jadi tempat paling nyaman gue buat gue ngeluarin keluh kesah gue. Tempat paling aman waktu semua orang ga ada yang percaya gue lagi. -Pada dasarnya, perempuan dan pria tidak ditakdirkan untuk bersahabat. Karena pada salah satunya, pasti ada yang mencinta. Tanpa harus memiliki, hanya ingin menjaganya.-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
bhayangkara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Oh Tidak (END)
  • my story
  • The Friendly Boys
  • Gelora 'G' SMA
  • Rannia√
  • I LOVE U, BRO! (Kasih Tak Lurus)
  • Setetes Madu Pria (SMP Babak 1)
  • WAY BACK INTO YOU (Completed) ✓
  • H O r M O n

Seorang gadis manja yang penuh cinta dan kasih sayang. Kisah kehidupan cintanya yang begitu dramatis dan membuat orang yang menyimaknya terhanyut untuk ikut merasakan suka dan dukanya. Kisah cinta yang terbilang dini, dimulai sejak duduk di bangku SMP, kemudian dia memutuskan untuk berhenti mengenal cinta ketika dia mulai duduk dibangku SMA. Kini usianya sudah berkepala dua, akankan dia bisa membuka hatinya kembali setelah sekian lama fakum dari dunia cinta? Akankah ada laki-laki yang menerima perilaku kekanak-kanakannya dan tulus mencintainya? Bukankah harapan gadis itu sangatlah simple, bisa membangun karirnya secara mandiri, kemudian kuliah dengan biaya sendiri, lalu menemukan sebuah cinta sejatinya melalui sebuah akad. Dan mungkinkah dia akan menjadi orang yang sangat bahagia karena telah terlahir di dunia ini? Kuharap akhir dari sebuah cerita bukanlah sad ending. ____ Readers yang baik tahu cara menghargai Author. Thanks. ____ Happy reading.❤️💙

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan