We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Arthur

Arthur

  • WpView
    Reads 1,054
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 2, 20161h 19m
WpInfo
Fiction
Mystery
Arthur adalah seorang pria yang memiliki kemampuan yang melebihi orang-orang pada umumnya. Ia direkrut oleh sebuah organisasi rahasia yang pekerjaannya terbilang kotor. Arthur diharuskan untuk melakukan pengintaian terhadap orang-orang tertentu yang dianggap dapat membahayakan negara dan membunuh orang tersebut. Saat Arthur menginjak usia 25 tahun, ia melarikan diri dari organisasi tersebut karena Arthur menyadari bahwa organisasi tersebut sama sekali tidak bekerja untuk negara, tetapi untuk uang. Arthur dijadikan sebagai pembunuh bayaran di organisasi tersebut. Pelarian Arthur ternyata tidak berjalan semudah itu. Organisasi tersebut mengincar Arthur karena ia berpotensi untuk membocorkan segala informasi yang ada di perusahaan tersebut. Karena hal tersebut pun Arthur berusaha menutup diri dengan tidak berhubungan dengan banyak orang dan juga berusaha untuk tidak menjalin cinta. Akan tetapi, semua berubah semenjak Arthur bertemu dengan Emily, tetangganya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALEA: Gerbang Ketiga-Di Balik Pintu Tak Bernama
  • C | Senja Terakhir Kita
  • Mawar Terakhir | (COMPLETED)
  • Unforgettable Love
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • Lelaki Itu Takdirku
  • Pengagum Rahasia
  • Savoir-Faire : Bijaksanalah
  • C || TUAH AKALIL : THE BEGINNING

Hujan jatuh di kota itu seperti benang tipis dari langit, memantulkan lampu neon yang berkedip lelah. Di persimpangan jalan, seorang lelaki berdiri dengan payung miring. Matanya mengikuti sosok perempuan yang berjalan cepat, menunduk, seolah menghindari dunia. Ia tak mengenalnya. Tapi jantungnya memukul seperti lonceng tua yang pernah ia dengar di tempat yang tak pernah ada di peta. Pasar malam di pusat kota menyala dengan warna-warna hangat, tapi suara penjualnya lenyap. Lampion bergoyang tanpa angin. Dan di sela-sela kerumunan yang tiba-tiba membeku, mata perempuan itu-mata yang sama seperti di hutan yang dulu ia tinggalkan-menatapnya. Di ujung sebuah lorong, bioskop tua berdiri sendirian. Dindingnya berlumut, pintunya berdebu, tapi dari celahnya keluar denyut cahaya yang tidak berasal dari proyektor. Pintu itu tidak ada kemarin. Dan besok, mungkin akan hilang lagi. Di rel kereta yang berkarat, cahaya asing turun seperti aurora yang tersesat. Bayangan-bayangan panjang menari di aspal, memanggil nama yang sudah lama tak diucapkan. Di sebuah gang buntu, sebuah toko buku yang tak pernah buka di siang hari menyimpan peta kota yang tidak pernah dicetak. Dan di bawah tanah, pasar gelap menjual kompas yang selalu menunjuk ke arah yang salah. Langit retak di atas jembatan. Retakannya halus, seperti kaca yang dicakar dari sisi lain. Di baliknya, bukan hanya bintang, tapi hutan dengan akar yang menjuntai, menggapai kota seperti jemari yang lapar. Di tengah semua itu, ia berdiri. Ia-yang dulu meninggalkan segalanya di hutan tak bernama-kini kembali, bukan sebagai Alea, tapi sebagai seseorang yang dipanggil Katiya. Ia tidak ingat siapa dirinya. Tidak tahu mengapa setiap langkahnya membuat kota ini makin kehilangan bentuk. Dan di ujung segalanya, ada pintu. Pintu yang tak bernama. Pintu yang hanya terbuka sekali-dan menuntut satu jiwa untuk menutupnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines