Amanda tak pernah pandai berkata-kata saat sedang jatuh cinta, padahal, setiap harinya ia hidup di antara bait puisi dan diam yang panjang. Di Bantaeng, kota kecil yang akrab dengan hujan sore dan bisik angin dari laut, Amanda dan Putra tumbuh bersama sebagai sahabat. Tapi waktu, perasaan, dan rahasia yang tak pernah mereka ucapkan perlahan mengubah segalanya. Kini, Amanda mulai membaca "kata-kata" yang tak pernah terucap dari sorot mata Putra. Tapi ketika jarak mulai tumbuh di antara mereka, bisakah cinta bertahan di ruang kosong antara kata-kata itu? The Space Between Our Words adalah kisah tentang cinta yang tumbuh dalam keheningan, keberanian untuk bicara, dan rasa yang tumbuh diam-diam tapi tak bisa disangkal.
Más detalles