The Day After

The Day After

  • WpView
    reads 295
  • WpVote
    Stemmen 3
  • WpPart
    Delen 9
WpMetadataReadVoor volwassenenLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, jan. 23, 2017
Kamu tahu, setiap orang adalah pemimpi. Setiap orang pasti punya khayalan dan angan-angan. Setiap orang pasti ingin mewujudkan mimpi mereka. Namun, bagaimana jika kamu terlalu larut dalam khayalan? Tanpa berjalan, tanpa usaha. Seakan-akan kamu berpikir bahwa mimpimu mudah dicapai, semudah kamu tertidur ketika kelelahan. Pertanyaannya, apakah kamu selalu bermimpi disetiap tidurmu?
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • A.M.O.R.A [ TERBIT ]
  • DEVIAN [END]
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Persona
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • Ongoing Delusions
  • Criticalove [SELESAI]
  • Dream Trader

⚠️ Sudah Terbit di Penerbit Teori Kata ⚠️ Masih Bisa di Order lewat toko buku online (Shopee) ya AraDers AraDers : Amora Readers 🤩 ☆ C O M P L E T E D ☆ Harapan adalah sebuah ketidakpastian yang tak pernah diketahui pelabuhannya. Betapa lelah Amora berlari mengikuti takdir dengan jalan yang terjal demi segenggam impian. Betapa lelah Amora memasang topeng benci pada seseorang yang begitu dicintai. "Apakah lebih baik mati dari hidup yang menyedihkan ini? Apakah lebih baik mundur dari orang yang aku sendiri pun takut untuk kehilangannya?" Dilahirkan miskin bukan keinginan Amora, dititipi rasa kepada seseorang juga bukan kesalahan Amora. Tapi semesta menghakimi Amora semenyakitkan itu. ~ Padahal nominal rupiah terlalu rendah jika di bandingkan dengan harga diri manusia dan cinta terlalu suci jika dilandasi dengan kepura-puraan ~ A.M.O.R.A

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen