Story cover for STORY by SweetySweet12
STORY
  • WpView
    Reads 390,348
  • WpVote
    Votes 22,488
  • WpPart
    Parts 36
  • WpView
    Reads 390,348
  • WpVote
    Votes 22,488
  • WpPart
    Parts 36
Complete, First published Mar 19, 2016
"Kalian gak apapa? Bisa pulang sendiri kan?" ucapnya.

"Kita gak apapa" rio
"Thanks buat pertolongannya. Sebenernya kita gak butuh pertolongan lo" ucap gue datar.

"Cishh... Sombong!!"
Gila nih cewek datar banget ucapannya. Gue kalah lo

"Tapi thanks" gue
"Ok. Gue cabut dulu" dia balik arah menuju ke motornya.

"Nama lo siapa?" gue
Bego!! Ngapain sih pake tanya tanya segala....

"Panggil aja gue queen" cewek itu yang ternyata bernama queen.

Queen.. Menarik!! ...

"Nomer hp donk? Line? Bbm? Apa aja deh!!" teriak rio.

"Privasi!!!" teriaknya.

"Hahhah mampus lo!!!" tawa gue meledak saat liat expresi rio yang keliatan malu banget.
All Rights Reserved
Sign up to add STORY to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 9
Rainbow In The Rain cover
BABY BOY ( REVISI SEKALIAN MENYUSUN PART END ) cover
[Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT] cover
ALDRIC [END] cover
Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN) cover
My Bad Ify cover
BarraKilla cover
ALSTARAN [END] cover
MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)  cover

Rainbow In The Rain

14 parts Complete

"Kamu sengaja kan mau di tabrak sama cowok tampan sepertiku? Terus kamu pura-pura kesakitan dan minta diobatin?" Kevin malah menuduh yang enggak-enggak. "Ciih~Enak aja. Aku gak serendah itu ya, lagian kamu kegeeran banget sih. Aku tadi cuma mau minta tolong aja kok." ia mengotot keras dan mengangkat kedua bahunya. "Terserah!" Kevin memakai kembali helmnya dan menyalakan mesin motornya kembali. "Eh, bantuin dulu kenapa. Jahat banget itu orang, awas aja kalo butuh bantuan!" Jenie ngomel sendirian sambil menendang sepedanya. "Dia kan pinter ya, mana mungkin minta bantuan sama aku. Yang ada juga malahan aku yang minta bantuan dia, tapi itu gak bakalan terjadi. Gak level banget Jenie minta bantuan dia." Jenie memukul kepalanya karena dia bertingkah bodoh dan konyol Hari ini hujan turun lagi, Jenie membawa kursi rodanya berjalan kedepan jendela kamarnya yang tepat memandangi seisi kota. Hujannya lebat, suara gemuruh dan petir mengagetkan gadis itu. Dia mencoba membuka matanya dan tak menutup kedua telinganya, matanya tertuju pada sebuah pemandangan indah diluar sana. Tepat di atas langit pelangi muncul bersama dengan hujan, ini adalah kedua kalinya dia melihat keajaiban itu lagi. Tapi sekarang rasanya beda, dia melihat keindahan itu tanpa Kevin disampingnya.