Denting tak Bersyarat

Denting tak Bersyarat

  • WpView
    Membaca 41
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Sab, Mar 19, 2016
WpInfo
Non-fiksi
"Kutulis kenangan tentang cara ku menemukan dirimu. Tentang apa yang membuat ku mudah memberikan hati untuk dirimu. Berlalu, seolah semuanya tiada berarti tanpa hadirmu. Telah habis sudah cinta ini hingga tak tersisa cinta untuk dunia. Telah habis sudah waktu hingga tak mampu berpijak pada dunia. Sisa cinta yang ku miliki hanya untuk mu". Sebait ungkapan itu kugoreskan di tiap lembaran diary persis tepat di hadapan ku. Prolog curahan isi hati mewarnai diary yang dulu nya kosong. Namun, sekarang hitam sudah melekat di setiap lembaran nya. Tangan ku menari dengan lincah nya. Melupakan sejenak yang terjadi disekelilingku. Sepi, aku mulai hanyut dengan suasana ini. Terbawa arus ombak sampai tak terkendali. Semuanya bermain sampai tak ada yang ingin mengalah. Kata-kata yang terekam begitu deras mewarnai pikiran ku. Mereka seolah ingin diprioritaskan, tapi sepantasnya tak ingin aku keluarkan. Rasanya ingin berteriak, tapi tak ada yang mendengar.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • You're Here, But Not For Me
  • Sekali Lagi (End)
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Tanya Hati (Selesai)
  • She Is Mine ! (EXO Oh Sehun)
  • Remaja
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • • EUTANASIA •

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan