Yes, I Am [Revisi]

Yes, I Am [Revisi]

  • WpView
    LECTURES 1,693
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Chapitres 15
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 29, 2025
"Yes, i am." Yudis menunduk sedalam-dalamnya. Air mata yang sedaritadi ditahannya akhirnya keluar juga. Setetes demi tetes mengalir dan jatuh membasahi tanah bersama hujan yang kini turun dengan derasnya. Gadis yang sekarang berdiri dihadapannya menatapnya dengan penuh benci. Sebuah fakta masa lalu yang selama ini dirahasiakannya akhirnya terungkap. Sebuah fakta yang penuh dengan rasa sakit dan penyesalan. Sebuah fakta yang akhirnya menjatuhkannya kedalam jurang yang dalam. Dan sebuah fakta itu juga yang kini malah membuat gadis yang mulai dicintainya itu membencinya. © 2017
Tous Droits Réservés
#10
cowokjutek
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu