Alena
  • WpView
    Reads 17,736
  • WpVote
    Votes 1,087
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 24, 2018
Saat kupikir Theo sudah tak tertarik lagi untuk berbicara dia malah memanggil namaku. "Kalo masa depan," dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "kamu punya kok sama anak-anakku nanti." bibirnya membentuk simpul. Dasar tukang gombal!! copyrights © 2016 papertopia All Rights Reserved
All Rights Reserved
#13
teacher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • kenza
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • You're MINE!
  • Saat Kita Jatuh Cinta
  • [END] Blind Rainbow
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • BAD LUCK? (✔)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Pick Poison || Killer Peter
  • MUARA (END)
kenza

Follow me dulu Yup...!!! "Ayah... Bolehkan sekali saja kita duduk sambil menikmati secangkir teh hangat yang masih mengepul menciptakan aroma tenang sambil bercerita tentang masa depanku nanti" "Bu... Bukankah dulu ibu pernah bilang "ibu sayang sama aku" Lantas mengapa sekarang kata-kata itu seakan tek pernah kau lontarkan" Tuhan bagaimana caranya melepas topeng ini aku sudah terlalu rapuh untuk terus mengenakaknnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines