Story of Ella

Story of Ella

  • WpView
    Reads 2,420
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 18, 2016
Nerd? Apa susahnya sih, apa yang nggak bisa dilakukan seorang Ella demi orang tersayangnya Dan sekarang terbukti betapa sulitnya menjadi seorang yang bukan diri lo sebenernya ~Rafa Daniella Dutawan Jadi adek yang bisa bongkar rahasia kakaknya sendiri 'demi kebaikan kakak lo ya'semua bisa gue lakuin Tapi Sesuatu yang lo lakukan tanpa ada niatan bahkan terpaksa, mungkin jangan panggil gue deh, kakak gue aja Gue gak sanggup ~Icendria Saraswati Dutawan Sungguh hidup ironis, disaat gue berusaha ada niatan stay sama satu cewek, cewek itu ngehindar dari gue gara gara permainan konyol yang gue jabanin dari temen temen gue Sarap? Ya itu gue dan gue menyesal Tapi Gue bakalan berusaha buat dia menumbuhkan rasa yang dulu pernah ada Apa sih yang nggak bisa Dafan lakuin ~Dafan Satrio Lexdian
All Rights Reserved
#504
sacrifice
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Hurry Hutt  Frei Wolfsmadchen
  • HE IS MY MINE!
  • MFS ✓
  • Our Juvenile : MANGUN KARSA
  • Only You
  • U are
  • GEVRONZ
  • Albel

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines