We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
LEA & TRIA

LEA & TRIA

  • WpView
    Reads 20,862
  • WpVote
    Votes 1,746
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 8, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Disaat cinta datang hanya untuk sebuah permainan, hati ini teralu sakit untuk menerima kenyataan. *** Lea Lianita. Memakan omongannya sendiri tatkala saat itu ia berkata bahwa ia tidak akan suka kepada pria yang disukai oleh sahabatnya itu. Namun seiring berjalannya waktu Lea malah menyandang status pacaran dengan pria itu, yang membuat sahabatnya memikirkan siasat balas dendam kepada Lea. Hingaa akhirnya Lea tahu bahwa ia hanya objek permainan dalam statusnya. *** Kadang di dalam hal percintaan lo hanya punya dua pilihan. Sahabat atau pacar. Tapi disini, susah rasanya untuk memilih sahabat kalo bicara soal perasaan. Gue- Lea Lianita, jujur, gue salah karena makan omongan sendiri bahwa gue gasuka Tria. Tapi kembali lagi sama perasaan gue. (Lea leanita). °°° 19 maret 2016
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • Between
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Different Religious
  • CDD(Cinta Dalam Diam)
  • my life changed
  • AR & TA
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines