Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Mac 20, 2016
PROLOG
Dunia memang di penuhi dengan hal-hal yang membingungkan. Bahkan banyak hal di dunia ini yang masih terselimuti dengan hal-hal yang tidak diketahu oleh manusia. Dan semua tergantung pada mereka sendiri, Percaya atau tidak'nya..
Di balik itu semua.. bumi ini banyak menyimpan kegelapan, yang sedang mengikis permukaan bumi, di balik kedamaian yang sedang kita rasakan. Kegelapan yang Sangat pedih dan jauh dari kata ketenangan, tak mudah untuk manusia mempercayai bahwa dunia yang mereka rasa damai dan tenang di balik sebenarnya adalah, kegelapan yang sangat menyedih'kan dan hanya kepasrahan yang ada..
Hari-hari terlewati dengan ketenangan dan di akhiri dengan kegelapan itu sendiri, atas kebodohan manusia itu sendiri, dunia yang semula tenang, sekarang akan menjadi dunia dengan rasa kekehawatiran yang mencekam..
Umur kita sebagai makhluk hidup, sekarang semakin bertambah, atau pada hakikatnya semakin berkurang, tapi apakah hari-hari esok sama. seperti umurku yang selalu bertambah, tapi tetap saja tak sedikit'pun ada yang berubah, secara fisik atau mental, tetap tak ada yang berubah.
Aku benar-benar ragu untuk itu.. apakah ada hari esok, yang bisa kujalani dengan berbedah, Hari-hari yang bisa ku jalani dengan Tujuan untuk hidup, karna itu.. aku ingin memiliki Tujuan untuk Hidup yang pasti..
"Akira!?"
"ya..!!"
"Kau harus siap-siap!!, sebentar lagi kita akan pergi"
"ya.."
"apa sudah kau siapkan barang-barangmu!!, jangan sampai ada barang yang tertinggal. Mengerti?"
"Iya, Ayah. Aku mengerti!"
"oh ya!?, sekalian kau beritahu kakakmu itu, untuk siap-siap!!"
"Kurasa ia sudah berangkat yah!!. Harusnya kita yang menyusul"
Tanaka AKIRA(明/亮)
Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan.
ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan.
ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia.
seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu.
sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan.
hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati.
Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.