Untuk Tidak Dilupakan

Untuk Tidak Dilupakan

  • WpView
    Reads 497
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 17, 2016
Antara bahagia dan luka. Aku memilih beberapa kebahagiaan kecil untuk tidak dilupakan. Tetapi, aku juga memilih beberapa bagian penting berupa luka, penyesalan, sepi, hingga akhirnya menulis ini adalah bagian yang paling penting. Aku hanya ingin memahami siapa aku; bagian penting untuk dunia, atau bagian yang paling terlupakan oleh dunia? Maka disinilah aku berada.
All Rights Reserved
#116
say
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bridge Between Souls
  • Dari Dialog Kita : Sebuah Puisi
  • CINTA DALAM DIAM
  • Lies of life
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • Andai bisa
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Sebelum Luka

Hidup di gandeng trauma bukanlah hal menyenangkan, namun memuakkan. Depresi yang datang tanpa sepengetahuan siapapun dan tanpa di undang sekalipun, namun bisa-bisanya datang dan menetap dengan nyaman pada kehidupan siapapun. Luka fisik dapat di sembuhkan namun bagaimana dengan luka hati yang berbekas dan menjadi trauma? kehilangan seseorang yang paling penting di saat hidup tidak memiliki siapapun memang menyedihkan, menggoreskan luka paling dalam yang pernah ada. Hilang arah, trauma, depresi, dan dan luka fisik yang berbekas seolah menjadi kenang-kenangan. kenangan yang buruk lebih hitam dari gelapnya malam hari. Namun, bagaimana jika terpaksa untuk keluar dari zona gelap dan mencari kehidupan baru? apakah akan menyenangkan? atau malah akan menyakitkan? tidak ada yang tahu sebelum di gali. Bersama-sama mengetahui apa itu kebersamaan, mengerti satu sama lain, menjadi penyemangat dan mengenalkan hal baru. "Hidup di tuntun plot twist." -four to well

More details
WpActionLinkContent Guidelines