Story cover for Fall | ✓  by aproditex
Fall | ✓
  • WpView
    Reads 7,279
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 7,279
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Jul 03, 2013
[ P R I V A T E ]

Copyright to AdorauhI, tidak boleh diambil atau dicuri ide ceritanya karena Author sudah berusaha keras berimajinasinya. Tolong dihargai ya, Terimakasih atas kerja samanya teman-teman. Kalau ada typo atau kesalahan dalam mengetik atau kurang menarik ceritanya, tolong beritahu karena disebelah sini adalah penulis amatiran<3
------------------------------------------------------------------
"well, maaf kalo waktu itu nyakitin kamu, maaf kalo aku udah bohongin kamu. maaf kalo aku udah gak peduli sama kamu, maaf kalo aku udah ngecewain kamu. maaf waktu itu aku juga udah nyakitin kamu. maaf gabisa jadi sahabat yang baik buat kamu, maaf kalo aku udah jadi pacar yang gabaik kamu, tapi please kamu jangan benci aku....... "

aku gak akan pernah bisa benci kamu just, kata gue dalam hati

"aku gak kuat, aku sayang sama kamu, i just--- i love you" kata justin. seketika airmata gue langsung jatuh

semua orang yang ada di concert dia langsung

"awww"

pas justin liat gue nangis, justin langsung meluk gue. gue langsung reflek. gue langsung lepas pelukkannya justin. gue maish ga yakin sama ekspresi yang tadi gue liat sama naomi, dan pas gue liat naomi untuk melihat ekspresinya, dia malah senyum! ini sebetulnya kenapasih?

"marsha....." seketika gue langsung liat justin. setelah itu justin menurunkan satu kakinya dan berlutut (pokoknya kalo orang mau ngelamar cewek lo taukan bagemana-_-")

"do you want to be my girlfriend again?" satu kalimat itu berhasil menggencarkan satu tempat tersebut. wow, gue kaget. apakah gue yakin?

mau tau kelanjutannya?
All Rights Reserved
Sign up to add Fall | ✓ to your library and receive updates
or
#145justin
Content Guidelines
You may also like
Say You Love Me Too by yumeew_
8 parts Complete Mature
"Hidup aku berwarna jika ada kamu.. Aku mohon, jangan pergi ya??" Aku melihat sekilas wajahnya yang sendu menatap ku seperti bayi memohon meminta dibelikan mainan. "Gua harus pergi sek... EHH?!" serangan yang sangat tiba tiba, aku terkejut saat ia langsung memelukku erat sembari menangis sesenggukan yang semakin menjadi jadi. "Hah.." Biarlah dia menangis dulu sepuas puasnya dipelukanku, karena usaha yang sia sia juga melepaskan pelukan dari nya. Beberapa detik terjadi keheningan dan tiba tiba pria yang memelukku ini berbicara dengan suara serak nya di telinga ku. "Jangan pergi, kalau Lo ingin menghilang bawa gua juga. Tetapi kalo lo pergi tanpa bawa gua, terpaksa gua buat lo menghilang bersama gua terlebih dahulu" "...." Nita hanya ingin hidup bahagia selepas dari masalah percintaan nya 3 tahun silam. Dia hanya memperkirakan bahwa jika ia tak berjumpa dengan mantan nya itu, Nita akan berhasil melupakannya. Nita dibantu oleh rekan kerjanya untuk membantu melupakan mantan nya dengan memberi dukungan setiap waktu. Namun, mengapa akhir akhir ini Nita merasa perlakuan temannya ini berbeda?? Nita mencoba menggambarkan situasi saat ini namun tak berani bertanya pada pihak temannya. Kalau salah kan malu sendiri, pikir Nita saat itu. Namun, sifat itu semakin di tunjukkan oleh teman Nita saat pertemuan perdana Nita dan mantannya setelah 3 tahun berlalu. Nita tak tau dengan perasaan nya. Dibilang ingin kembali ke mantan nya Nita juga tak mau, lalu juga di sisi lain temannya ini seperti tak mau kehilangan Nita. Diibaratkan melepaskan di luar, menjerat di dalam. #cerita ini tak berkaitan sama sekali dengan kehidupan seseorang, ini asli dari imajinasi author.
You may also like
Slide 1 of 10
Jangan Pergi, Ayi cover
Idiot SuperStar✌(j.b) cover
TRIPLE J |JenoJaeminJisung| cover
Hot Boy Vs Stupid Girl cover
The Last Choice cover
we'll be okay cover
Say You Love Me Too cover
MUSUH TAPI NIKAH 18+ cover
Dalam Diam cover
Cinta dalam Diam  cover

Jangan Pergi, Ayi

57 parts Complete Mature

"Kamu jangan deket-deket terus sama dia." Katanya tiba-tiba. "Kenapa memang? Dia kan temen aku mas." Jawabku menimpali "Pokoknya kamu jangan deket-deket sama dia, mas gasuka." Jawabnya dengan raut muka kesal. "Cemburu ini mah pasti." Kataku dalam hati. "Mas cemburu yah." Godaku "Engga, siapa juga yg cemburu. Jangan geer kamu." Elaknya yg membuatku ingin tertawa. Penasaran ga sih gimana ceritanya. Yu ikutin cerita aku. Jangan lupa kasih komentar yaaa. Kalo perlu beri aku dukungan kalian kalo cerita aku ini bagus. Siapa tau aku jadi semangat buat nulis cerita-cerita lainnya. Hehehe Oiya. Ngomong-ngomong ini cerita pertama aku gais, maaf ya kalo banyak banget salahnya. Maklum bukan penulis juga. Maaf kalo bahasanya gabaku terus agak ga nyambung. Tapi aku berusaha kok buat cerita ini semaksimal yg aku bisa. Jadi yu baca yu. Hehehee Cerita ini mengandung unsur LGBT, jadi buat kalian yg ga suka ga usah khawatir tinggal di skip aja ya hehe. Sekali lagi jangan di hujat yaa hehe