We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
YOU NEVER KNOW

YOU NEVER KNOW

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 20, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Akhirnya masa yang aku tunggu tiba, sebuah kepahitan… kenyataan yang tak terelakkan. Aku pahami keadaan, keterbatasan yang ada padaku. Tetapi salahkah aku ? Aku hanya manusia biasa, seperti umat lainnya, aku memiliki hati dan rasa yang tidak jauh berbeda. Walau terlihat bahwa kesabaran ku tiada berbatas, namun sakit dan luka sama. Entah… apakah hati ini akan tetap sama, apabila nanti dia kembali kepadaku? Yang ku rasakan saat ini, hanya sakit luar biasa, dadaku seakan berhenti dan akan meledak. Air mata sudah kering, terlatih dengan sendirinya, karena di balik tawa yang dia berikan kepadaku selalu terselip luka dalam di dadaku. Sekarang aku tak pahami apa yang ada di hati ku ! Aku menginginkannya UTUH, keinginan yang melebihi apa pun yang ada di dunia. Apakah aku sudah menduakan Tuhan ku ? Entahlah… yang aku tahu, yang aku pahami, yang aku rasakan… aku tak ingin kehilangannya untuk kesekian kalinya. Aku coba menahan semua rasa ini, melupakan semua gejolak hati untuk selalu bersamanya. Tuhan… bunuhlah rasa ini… Aku semakin membenci diriku sendiri, aku semakin menginginkan kematian menjemputku, agar aku tidak terus melakukan dosa, agar dia terlepas dari ku. Aku tidak ingin menyakiti siapa pun… terlebih seseorang disana yang tidak mengetahui tentang keberadaan ku. Tuhan… bunuhlah rasa ini… Aku semakin tidak sanggup meghadapi semua keadaan ini. Aku membenci semua rasa yang terus tumbuh di hati ku. Aku tidak menikmatinya, aku tersiksa. Bukan karena aku cemburu, seperti yang sering dia katakan. Aku membenci “cinta” ini, karena aku pahami… aku sangat bersalah. Tuhan… bunuhlah rasa ini… Aku tidak ingin ada yang tersakiti. Tidak akan mungkin menapakkan kaki di atas dua perahu. Tidak akan mungkin berjalan di dalam kubangan lumpur dan air jernih. Aku sungguh tidak memahami, ini semua di luar kendali ku… Aku semakin buta… semakin jahat !! Ya Tuhan ku… Aku sungguh tidak berdaya. Jangan biarkan aku melakukan kekonyolan yang membuat buah hati ku kehilangan ku…
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐄𝐍𝐃𝐋𝐄𝐒𝐒 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍
  • ...
  • The unexpected love story [Completed]
  • Luminaria
  • Mohabbat Nahin Ishq (Abhimaan)
  • Abused Tsuna One-shot Collection (KHR)
  • 🖇) 𝐬𝐞𝐜𝐫𝐞𝐭𝐬. (akaashi k.) [DISCONTINUED.]

𝒜𝓃𝒹 𝓌𝒽ℯ𝓃 𝓉𝓇𝓊ℯ 𝓁ℴ𝓋ℯ 𝒽𝒶𝓅𝓅ℯ𝓃𝓈 ℴ𝒷𝓈ℯ𝓈𝓈𝒾ℴ𝓃 𝒷ℯ𝒸ℴ𝓂ℯ𝓈 𝓂𝒶𝓃𝒹𝒶𝓉ℴ𝓇𝓎 ✧・゚::・。 ˚ʚ ᗢ₊˚✧ ୨୧ ❝𝐦𝐚𝐢𝐬𝐡𝐚 𝐰𝐡𝐞𝐫𝐞 𝐢𝐬 𝐦𝐲 𝐬𝐡𝐢𝐫𝐭❞ he said I smirk in unision when he strolled back from washroom being shirtless I twitched toward him and he check me from toe to head I wrap my arms infront of my chest and said "this is your punishment because you ignore me" he smirked and said "do you really think it's a punishment for me" 𝘼𝙣𝙖𝙨 𝙧𝙞𝙯𝙫𝙞 ~ head of multinational company of rizvi enterprises cold-hearted with a perfect looks and smartest brain 𝙈𝙖𝙞𝙨𝙝𝙖 𝙨𝙝𝙖𝙧𝙢𝙖 ~ talented singer and powerful business women beauty with brain with savage love "I'm not blaming Asher he is so sweet he knows girls like and dislike more than me, mai bas ye nhi chahta ki wo tum jaisi ladki ke piche apna time waste kre" Her heart squeeze at his words "mujh jaisi ladki se kya matlab hai tumhara" "mai bahut achhe se janta hu tum jaisi ladkiyo ko jinhe sirf dusro ki feelings ke sath khelna ata hai" he scowl A realation start with a misunderstanding~ "𝐈 𝐰𝐚𝐧𝐭 𝐭𝐨 𝐦𝐚𝐫𝐫𝐲 𝐲𝐨𝐮 𝐦𝐚𝐢𝐬𝐡𝐚, 𝐈 𝐰𝐚𝐧𝐭 𝐭𝐨 𝐦𝐚𝐤𝐞 𝐲𝐨𝐮 𝐦𝐲 𝐰𝐢𝐟𝐞, 𝐈 𝐰𝐚𝐧𝐭 𝐲𝐨𝐮 𝐚𝐥𝐥, 𝐨𝐧𝐥𝐲 𝐟𝐨𝐫 𝐦𝐞 𝐚𝐧𝐝 𝐈 𝐦𝐞𝐚𝐧 𝐢𝐭" he said tightening the grip on her waist Ended up like this~ Trope~ Childhood sweethearts Past trauma Enemies to lovers Grumpy x sunshine Obsessed with eachother

More details
WpActionLinkContent Guidelines