Unpredictable

Unpredictable

  • WpView
    Reads 2,037
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 30, 2019
WpInfo
Fanfic
1Direction
Darelle Bintang, si most wanted guy SMA Highlight yang kata nya alergi banget sama cewek. Sampe-sampe pernah muntah, demam tinggi, gatel-gatel dan masuk UKS cuma gara-gara dikerumunin fans nya, Vita. Bintang juga cuek dan termasuk list orang yang Unpredictable banget. Kata orang, Bintang itu gak pernah deket sama yang namanya cewek di SMA Highlight, bisa-bisa alergi dia kambuh. Awal nya Mentari ngerasa biasa aja pas tau kalo siapa aja yang berurusan sama yang nama nya Darelle Bintang bakal beresiko dan dapet masalah besar di Highlight. Tapi lama kelamaan, Mentari sadar kalo Bintang itu gak cuma bisa bersinar dan jatuh di malam hari. Ternyata Bintang juga bisa bikin hidup nya jungkir balik dalam kedipan mata. Belum lagi sifat nya yang berubah-ubah, kadang kasih harapan, kadang bikin down Mentari. Sampe Mentari sadar kalo dia udah terjebak dalam permainan Bintang. *follow aku dulu ya* ©2016 by Shatteredbaby KARMA BERLAKU KALO LO COPY CERITA GUE. SO, ENYAHLAH ORANG PLAGIAT YANG BILANG KALO CERITA INI IDE LO.
All Rights Reserved
#37
unpredictable
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines