MOMENTO | √

MOMENTO | √

  • WpView
    Reads 92,339
  • WpVote
    Votes 8,096
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 31, 2018
Sebuah kisah sederhana diceritakan lewat sudut pandang pria dingin dan penyendiri. Pada suatu hari bertemu gadis cantik yang tidak mampu melihat, namun dapat membuatnya melihat dunia. Mengajarkannya betapa ia harus menyadari momen-momen berharga yang pernah dialaminya. "Aku mencintaimu, Lissa.." MOMENTO
All Rights Reserved
#164
moment
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Senja Terlambat
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • AMERTA : The Last Embrace
  • grasia
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Amor Almira
  • SENJA YANG KEMBALI
  • Senandika
  • Senja Terakhir : Luminous
  • Red Velvet & Sunrise

Di tengah rutinitas kantor yang membosankan, pertemuan tak terduga terjadi antara dua orang yang dulu hanya saling kenal sebatas nama-teman dari teman, tanpa jejak kenangan berarti. Tapi waktu mempermainkan takdir. Mereka kembali dipertemukan, kali ini dalam ruang yang lebih sempit: satu kantor, satu tim, satu dunia kecil yang membuat jarak di masa lalu perlahan menghilang. Seiring hari berganti, obrolan ringan berubah menjadi kebiasaan, tawa jadi penenang, dan diam jadi pengertian. Tanpa sadar, sang lelaki jatuh cinta. Namun hatinya tertahan-bukan karena kurang keberanian, tapi karena realita: perempuan itu telah memiliki seseorang yang menunggunya di altar. Ia mencintainya dalam diam, mendampinginya dalam bayang. Ia hadir dalam setiap senja, berharap waktu bisa mundur, atau setidaknya berhenti sejenak. Tapi hidup tak menunggu, dan pernikahan tetap berjalan. Di satu senja, ia sadar-ia datang terlalu terlambat. Cinta itu bukan miliknya. Dan yang tersisa hanyalah kenangan dari apa yang mungkin bisa jadi, tapi tak pernah benar-benar terjadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines