THE RUTHLESS ALPHA

THE RUTHLESS ALPHA

  • WpView
    Reads 34,985
  • WpVote
    Votes 2,335
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 12, 2018
"Aku berhak menyentuhmu di manapun yang ku mau." Ujar sang Alpha, kemudian menambahkan, "Di sini, di sini, di sini, dan di sini." Pria itu menyentuh dahi, mata, hidung, kemudian pipi dan berakhir pada bibir pucat Tania. "Intinya aku bebas menyentuhmu, setiap inchi tubuhmu, air matamu, detak jantungmu, dan setiap hembusan nafasmu adalah milikku." Tatapannya berubah melembut. Cengkraman kasar di kedua pipi Tania berubah elusan lembut. "A-apa maksudmu?" Tanya Tania berusaha untuk tetap tenang namun getaran hebat tubuhnya sama sekali tak bisa menutupinya. Jantungnya seketika berdebar tak karuan. Sang Alpha tersenyum tipis, senyuman yang jarang tercipta. Semua orang yang ada di sana terkesiap dan terhipnotis oleh senyuman sang Alpha, walaupun hanya senyuman tipis dan tak bertahan lama karena setelahnya wajah itu kembali datar. "Karena kau Mateku, millikku." Ucap Alpha yang membuat semuanya terkejut untuk yang kedua kalinya. Mereka tak menyangka bahwa gadis yang baru saja mereka tangkap dan mereka perlakukan tak pantas adalah sang Luna.
All Rights Reserved
#865
alpha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sexi And Brave
  • I'm King Alpha Mate [TAMAT]
  • They Don't Know About Me!!!
  • My Lovely Luna
  • Under The Moonlight : Book 1 (The Alpha - The Pursuit Of Love)
  • Soal Rasa 2
  • Luna Mate✔
  • The Real My Mate (TAMAT)
  • My Luna [End]

"Emmphh.. hen- tikan!! Kauhh men- yiksaku sayang.. Ohhh." Dia terus memainkan lidahnya di leherku. Sesuatu yang membuatku tak berdaya, dan membuatku melayang. Drrrt Drrrt Drrrt Benda persegi panjang yang ku letakkan di nakas samping tempat tidurku itu sangat mengganggu. "Hallo" "Baiklah aku kesana sekarang, tunggu aku 15 menit lagi." "Maafkan aku sayang tapi aku ada urusan, aku harus pergi sekarang." Aku beranjak dari tempat tidur dan memakai kembali pakaian ku sambil membenahi rambutku "Akkhh.. Ada apa hon kita baru saja memulainya." "Maaf sayangku. Tapi ini sangat penting" Ku ambil tas di atas sofa ku kecup kening kekasihku dan pergi meninggalkannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines