Arundati

Arundati

  • WpView
    Reads 1,274
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 24, 2016
Cinta bukanlah sebuah kesalahan. Hanya keadaan penyebab kebimbangan. Harapan tinggalah kenangan. Yang tak lekang meski ditelan zaman. *** Bersetting pada tahun 40-an. Salah satu karya saya yang menguras tenaga karena banyak referensi yang harus saya baca serta bahasa yang saya pelajari agar bisa baku (meskipun masih dalam tahap belajar). Dan maafkan kalau dalam cerita ini masih banyak sekali kekurangan atau ada data yang tidak relevan yang 'seharusnya' ada dizaman 40-an. So, saya terima review dari readers yang membangun, bukan yang menjatuhkan yaaa^^. Bimbing saya agar bisa menjadi penuis yang baik, dan mari saling belajar. Regards Riskiylsh Desain cover by Riskiylsh Source at google
All Rights Reserved
#17
ceritahujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zahra's Life
  • When You Left Again [Republish]
  • Destiny [COMPLETED]
  • DENTING  [Revisi]
  • I Hate Rain
  • Anak Rahasia Sang Direktur Tampan
  • Nikah Muda [✔]

[Completed] Update : Tiap Kamis Hidup Zahra langsung berubah saat Ibunya memberitahukan mengenai janjinya dulu pada sahabat dekatnya, perjodohan Zahra dan anak teman Ibunya, Adit akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Zahra memang mengetahui hal itu. Ibunya selalu mewanti-wanti Zahra untuk tidak menyukai atau mencintai sesorang di luar sana. Zahra sendiri tidak memepermasalahkannya, dia belum pernah jatuh cinta. Di tanya cinta itu apa? Zahra sendiri tak tahu. Namun semuanya berubah, saat pertemuan Zahra dan Adit dilakukan. Zahra tidak tahu cinta pada pandangan pertama itu ada atau tidak. Jika memang ada, mungkin saat pertama kali melihat Adit, Zahra sudah jatuh cinta. Pernikahan merela pun berlangsung, kehidupan keduanya normal-normal saja. Zahra dan Adit sama-sama berjuang untuk membuat istana secara bersama. Tetapi, baru saja istana milik mereka berdua dibangun, hal yang tak terduga malah menimpa bangunan istana mereka secara betubi-tubi dan tanpa henti. ..... Dia baik, mungkin saja dia butuh waktu menerima semuanya. Ini memang buru-buru, bahkan sangat. Hanya saja, mungkin aku yang terlalu terbawa. Satu hal yang tak pernah bisa terlepas dari pandangan atau pun pendengaranku terhadapnya, yaitu: untaian kata yang telah dia ucapkan dengan satu kali tarikan nafas dan nada yang tegas. -Zahra Aleysa Khoirunnisa- Aku tak pernah main-main dengan apa yang aku lakukan atau bicarakan. Waktu, itu yang kubutuhkan. Sabar, itu yang kuharapkan. Percaya, itu alasannya. -Raditya Permana- ☁☁☁ Jujur, saya sendiri banyak belajar lewat cerita ini. Bagaimana sebuah kejujuran dan kebohongan dalam kehidupan bisa menentukan hidup kita, akan ada di tahap yang lebih baik atau buruk. ☁☁☁ Awal : 3 Januari 2019 Akhir : 21 November 2019 © 2019 dysmh1428

More details
WpActionLinkContent Guidelines