Kampus Koplak

Kampus Koplak

  • WpView
    Membaca 133,282
  • WpVote
    Vote 7,492
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadLengkap Sen, Jun 6, 2016
WpInfo
Fiksi
Romansa
KAMPUS KOPLAK merupakan kumpulan kisah absurd yang dialami penulis saat berkuliah di salah satu kampus di Surabaya. Menyajikan kisah hidup penulis yang kadang penuh tawa namun lebih sering berakhir nelangsa. Buku ini berisi beberapa cerita pendek mulai dari dimarahin dosen killer, dipaksa jadi Kahima, ketahuan bikin contekan waktu ujian, menerobos hujan lebat demi kuis, sampai nenangin temen yang hampir bunuh diri karena putus cinta... (Based on true story) ^^
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#386
dosen
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Project Tanpa Deadline
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Jodohku Bukan Perjaka
  • Be Mine, FOREVER
  • Novel SIP! Komedi Romantis
  • Aira
  • Pak Gemilang [End]
  • KITTA

Jemima pikir kuliah hanya soal tugas, kelas, dan deadline yang tak ada habisnya. Tapi ternyata, dunia perkuliahan justru memperkenalkannya pada hal-hal yang tak pernah dia pelajari sebelumnya: - Tentang pertemanan yang datang dari arah tak terduga, - Tentang menemukan suara sendiri di antara keraguan, - Dan tentang cinta... yang tidak pernah diberi nama. Damian adalah senior jurusan Teknik Informatika - tenang, sulit ditebak, dan selalu muncul di saat Jemima tidak siap. Mereka sering bersama, tapi tidak pernah benar-benar "jadi". Mereka tahu ada rasa. Tapi tidak ada status. Seperti project tanpa deadline, hubungan mereka terus berjalan... tanpa tahu kapan (atau apakah) akan selesai. Di tengah tumpukan tugas, begadang di ruang studio, dan kopi yang mulai kehilangan rasa manisnya, Jemima harus memilih: Apakah dia akan terus menunggu sesuatu yang tidak pasti, atau mulai menulis ulang kisahnya sendiri? Yukk kepoin ceritanya!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan