BAD GIRL!! [Completed]

BAD GIRL!! [Completed]

  • WpView
    Reads 186,739
  • WpVote
    Votes 11,917
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Sep 1, 2018
WpInfo
Fanfic
"Semua karena lo, jangan pernah salahkan gue kalau gue berubah. Gue kayak gini, cuma pingin lo tau, kalau gue nggak lemah!" -Cassandra Prilly Amandita Putri- ----- "Bukan ini yang gue inginkan dari lo, gue pingin lo tetap menjadi gadis gue yang polos dan manja. Maaf jika ini semua karena gue" -Argiantara Bagus Ali Fahrezza- Sebuah pembuktian yang dilakukan seorang gadis kepada mantan pacarnya yang menganggapnya lemah. Terlalu percaya kepada orang yang telah ia sayangi mebuatnya menjadi gadis bodoh yang mudah disakiti hanya karena sebuah kebohongan. *** Gimana ya cerita cinta mereka pada awalnya? "Karena setiap cinta punya cerita" Penasaran!, yuk langsung aja Read!dan jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca. Kalau suka baca kalau nggak tinggalin aja, tidak memaksa. Ps:Hargai karya orang lain setidaknya dengan memberi vote atau dukungan lewat coment!. Baca juga story aku yang satu lagi ya, judulnya Dunia Prilly. Cek aja di work aku ya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Bahagiaku
  • Sahabat Jadi Cinta
  • I will meet you
  • Akan Tetap Memelukmu (Tersedia Versi Cetak)
  • 180° [END]
  • Fragile
  • KAMU ITU CINTA (Tersedia Versi Cetak)
  • MEMILIH CINTA (Tersedia Versi Cetak)
  • [NF] Us, Love and Oddity
  • One Time

Prilly merebahkan dirinya di kasur yang sudah sepuluh tahun ia tinggalkan ke Amerika. Dia rindu bermain dengan Alan. Tetangga samping rumahnya yang dulu sering bermain dengan dia. Tapi, yang sebenarnya Prilly rindukan adalah kembaran Alan. Dari kecil, ia tidak pernah mau diajak main bersama. Sampai terakhir, dia ingin mengatakan iya menerima tawaran Prilly tapi dia urungkan karena tiba-tiba Alan datang. "Pril, ayo ke rumah Om Marafa."panggil Airi, bunda Prilly. "Wahh... Prilly makin cantik aja."Nura, mama Alan berkata ketika keluarga Prilly sampai di rumahnya. "Makasih tan."Prilly. "Prilly??"Alan berlari memeluk Prilly. "Hai Lan?" "Lho, anak kamu yang satunya mana?"Tanya Izama, ayah Prilly. "Dia jadi berandalan Za. Dia nggak pernah dengerin aku lagi."Marafa. Izama hanya mengangguk. Dia tahu, sebenarnya Rafa yang tidak pernah mendengarkan si kembar yang satu lagi. Memang benar, Prilly dekat dengan Alan tapi dia dekat dengan si kembar satunya. Anak itu sering menangis dipelukannya dan cerita kalau ayah dan bundanya selalu pilih kasih. Dia tidak sepintar Alan, dia tidak pernah bisa dibanggakan karena nakal dan selalu bikin ulah. Tapi Izama lebih menyukainya, karena dia memiliki skill beladiri yang tinggi, pendengaran dan penglihatannya sangat sensitive, Izama berencana menjadikan dia penerusnya di bidang sniper dalam satuan KOPASSUS. "Ali, kamu darimana?"Rafa mulai emosi. "Sekolah, Ali kan pakai seragam, ohh... atau ayah nggak pernah merhatiin Ali, basi."Ali hanya berdiri diam, tidak menoleh sama sekali. "Kok bajunya kotor gitu Li? Kamu berantem lagi?" "Apa peduli bunda sih? Anak kesayangan bunda Alan kan? Ali nomor terakhir, cuma sampah yang seharusnya dibuang."Ali berjalan ke kamarnya. Ini cerita pertamaku, tolong dibaca ya? kalau suka silahkan di vote, kalau ada kekurangan silahkan di coment, terimakasih semua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines