Karin (END)

Karin (END)

  • WpView
    LECTURAS 81,281
  • WpVote
    Votos 3,206
  • WpPart
    Partes 33
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 30, 2020
"Dia itu pentolan sekolah, anak paling nakal di angkatan kita. Berandalan banget deh. Suka nelat, cabut, ngerokok, ngga ada sopan sopannya juga kalo sama guru." - Putri Shania. Kehidupan Karin berubah setelah pertemuannya dengan Arfa, anak berandal di SMA Efrata. Banyak kejutan tak terduga yang ia terima dari Arfa, tapi banyak juga kejadian tak terduga setelah pertemuannya dengan Arfa.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Secretly Looking at You (END)
  • Cupu is Ketua Geng [COMPLETED]
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • KARMA KARINA
  • Arjunashwa (END)
  • Our Story
  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • ARJUNA
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)
  • After With You (Completed)

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido