Story cover for CARD : The First Game by GoldenSnitch37
CARD : The First Game
  • WpView
    Membaca 52
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 52
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Mar 23, 2016
PROLOG
	Bagaimana jika hidupmu bisa diatur sesuai yang kau inginkan? Bagaimana jika hidupmu bisa di reset kembali dan memulai lagi kehidupanmu yang baru? Bagaimana jika dunia ini seperti game? Diatur dengan baik dan tidak membosankan.. Tidak akan ada yang namanya pelecehan, merendahkan orang lain, mencaci maki, dan pembulian. Tapi tentunya ada peraturan di dunia tersebut.

Maka dari itu, aku 'M', aku Game Master di dunia ini
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan CARD : The First Game ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#47card
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Eliinaa oleh vfryfrljnvsnmtm
5 bab Lengkap
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 7
Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG) cover
Eliinaa cover
DragonLord cover
[✔️terbit] 1. The Girl That Hurt cover
NO RESET cover
Twinblossom cover
I'm okay (END) cover

Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG)

37 bab Bersambung

Pernah gak kamu merasa kalau hidupmu sekarang itu GAGAL. Terus pernah gak kepikiran buat ter-isekai ke dunia lain sebagai kesempatan kedua. Mengulang kenyataan, menjadi karakter utama layaknya di novel-novel isekai klise. Menjadi bebas dan kuat hingga gampang ngatasin segala masalah. Bukankah rasanya... menyenangkan. Tapi sebaiknya... hei, sebaiknya jangan gegabah, karena bisa aja dunia yang baru itu bangke. Kepikiran gak kamu kalau rasa makanannya bakal hambar tanpa msg, air bersih susah nyarinya, kepingin berak? Aduh harus gali lubang. Dan yang paling repot, kamu gabisa reload, respawn, regresi atau apapun itu istilahnya. Sekali mati ya, mati. Gak ada jaminan bakal isekai lagi. Gak ada dewi OP yang bakal nge-revive kamu terus jadi partner menjelajah dunia ini. Gak ada. Belum lagi masalah nyata yang gak pernah mereka bahas. Siapa itu penjahatnya? Mana raja iblis kegelapan? Mana monster yang harus kukalahkan? Kenapa mereka tidak ada. Kenapa aku malah harus berurusan dengan mafia monster dan bukan monster beneran. Siapa yang monster sebenarnya Duh, dosa apa sih yang kuperbuat di masa lalu. Yah inilah ceritaku jadi tukang kebersihan di dunia yang kayak bangke.