We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bunga Milik Ibu

Bunga Milik Ibu

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Mar 23, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Ibu hendak pergi ke rumah nenek selama dua hari. Maka, ibu menitipkan bunga mawarnya kepada Rumi, putrinya. Dengan bersemangat, Rumi merawat bunga-bunga mawar milik sang bunda hingga ia tak menyadari bahwa vas bunga itu tersenggol. Semua bunga yang tersusun pada vas itu menjadi berantakan dan bunganya menjadi rusak. Rumi sangat ketakutan, namun tak bisa melakukan banyak hal selain menunggu ibunya pulang dan mengakui kesalahannya. Ketika ibunya pulang, Rumi langsung mengatakan yang sejujurnya, "Ibu, maafkan Rumi. Vas bunganya tersenggol dan bunga kesayangan ibu menjadi rusak." Ibu tersenyum. Rumi terkejut, "Mengapa ibu tidak marah..?" "Bunga-bunga itu memang kesayangan ibu. Bunga ibu tanam untuk memberikan keindahan dan bukan untuk marah." Terkadang kita akan mengeluarkan emosi ketika kita dapati hal terbaik dalam diri kita terusik. Kita menjadi marah dan melukai banyak orang. Sadarkah kita bahwa kita dianugerahi anak-anak bukan untuk menjadi sasaran kemarahan? Demikian juga suami,
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beautiful Flower - Jeno x Giselle [END]
  • Constellations From The Room
  • Twelve Hearts Under One Roof
  • Anna[End]
  • Garvi Hinggap di Bulan
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya
  • CINTANYA CICI(SLOW UPDATE)
  • Aku Dan Waktu.
  • Five wishes! [SM Family]

Jia seorang wanita muda berumur 28 tahun ia adalah wanita ramah, baik hati dan jarang marah. Selain hatinya yang baik ia juga memiliki wajah cantik, kulit yang putih, rambut berwarna coklat kehitaman dan Jia memiliki tinggi 164cm. Ia juga memiliki satu adik laki-laki berumur 22 tahun yang tampan bernama Jio, berbeda dengan Jia. Jio memiliki sifat onar, Jio selalu keluyuran layaknya seorang preman. hobinya hanya trek-trekan motor dijalanan. Meskipun dia pembuat onar dia sangat-sangat menyayangi Jia, karna hanya Jia yang dia miliki. Ibu mereka telah tiada sejak Jia berumur 18 tahun tepat 10 tahun yang lalu, dan ayahnya entah berada dimana, Jia dan Jio hanya dibesarkan oleh sang ibu. Ibunya bekerja keras seorang diri untuk menghidupi kedua anaknya. Setelah ibu mereka meninggal, Jia dan Jio di urus oleh kakak kandung dari sang ibu, yang mereka panggil dengan sebutan bunda Ina, dengan bantuan bunda Ina lah Jia bisa membuka toko bunga impian sang ibu sebelum ibunya meninggal. Kisah hidup Jia yang begitu sulit sejak dulu akankah dapat merasakan kebahagiaan suatu saat lagi? mungkin iya dan mungkin tidak, kenapa? jika ia tak pernah yakin akan dapat kebahagiaan bagaimana cara kebahagiaan itu akan datang kepadanya Jia selalu berharap akan ada seseorang yang mengeluarkan nya dari rasa sakit yang ia rasakan sejak dulu dan orang yang dapat menyembuhkan luka dan traumanya. . . . "betapa indahnya bunga warna-warni di disini, namun keindahkan itu hanya dapat dirasakan oleh mereka yang menghargai perbedaan" gumam Galen "bunga-bunga itu memang indah, tetapi saya akan melarang anda untuk mencintainya" sahut Jia "kenapa? bukankah mereka indah?" tanya Galen Jia mengambil setangkai bunga mawar merah "cinta ibarat menggenggam setangkai bunga mawar. Semakin keras kita menggenggamnya semakin terasa duri yang menusuk"

More details
WpActionLinkContent Guidelines