I'm Sorry Citra

I'm Sorry Citra

  • WpView
    Reads 463
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jun 4, 2016
"Terimakasih Rangga ataupun siapapun lo Raffa , atas semua kebahagiaan dan kekecewaan selama ini" Ucapan Citra seseorang gadis berlesung pipi. Cinta ga akan pernah bisa dibohongi, sekalipun kalian berada dalam kebohongan rasa untuk berbohong itu selalu ada terus menerus. Cintai pasanganmu dengan tulus jangan ada rasa berbohong. Pasti tau kan kalau dibohongin gimana rasanya? Seburuk apapun kalian sebagai mana alesan kalian. Tetep ga akan pernah menerima kebohongan. Terimakasih semuanya. Citra Amira Ningtyas
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • DikaRanggi
  • Cause We are Family
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • save me
  • Thank You ( Kim Taehyung ).
  • Gus Raffi ( Mengungkap Tabir Mimpi 101 Butir Tasbih)
  • READER VS TUJUH BOBOIBOY
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • PARAPET

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines