I Wish You Were My Destiny

I Wish You Were My Destiny

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 17, 2016
"van, gue mau tanya??"Renata "yaudah tanya aja ,nat.pasti gue jawab kok" Revan "van, kalau seumpama..." ucap Renata tanpa melihat ekspresi Revan "Kalau gue suka sama lo gimana??" Renata melanjutkan ucapannya. Revan malah tertawa terbahak~bahak mendengar ucapan Renata. "mana mungkin lo suka sama gue kita kan saudara, ya walaupun saudara jauh tapi tetep aja lo saudara gue" ucap Revan yang masih terbahak~bahak. "Ada~ada aja lo nat"ucap Revan yang mulai berhenti tertawa dan menaruh kepalanya di pundak Renata. "Iya juga ya ,van" ucap Renata yang sedih mendengar ucapan Revan. Bisakah Renata memendam perasaan yang begitu besar dihati nya atau dia mencari pelarian untuk melepas perasaan nya yang begitu besar kepada Revan.....
All Rights Reserved
#308
goodbye
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Ila
  • Narasi patah hati
  • HARUSKAH KU PERGI
  • PAMIT (END)
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • WISHES.
  • Memory in My Heart [END]
  • Love Hurts
Diary Ila

(Revisi setelah tamat) Kenapa si Rendi suka banget bikin kesel au ah ngambek aku 😑 ~ila Ngak tahu kenapa aku suka banget ganggu ila lucu aja gitu lihat muka keselnya pen gigit pipi rasanya 😂😂😂 ~rendi Wijaya " Ila" panggil Rendi " Kenapa " jawab ku " Kamu itu imut banget sii" kata nya lagi " Emang " ucapku sombong " Tapi ....." Jedanya " Tapi apa siii " jawab ku " Tapi Boong🤣😆😆😆" katanya " Auh ah gelap" jawabku " Nyalain atu lampuhnya 🤣" " Iya apa kamu bilang " kataku sambil pura2 ngak dengar " Nyeyeyeyeyeyey " ejeknya

More details
WpActionLinkContent Guidelines