Just, Because...

Just, Because...

  • WpView
    Dibaca 1,557
  • WpVote
    Vote 272
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadLengkap Jum, Des 9, 2016
WpInfo
Fiksi
Romansa
Bagi Gripsty belajar itu harus memiliki tujuan. Karena belum mempunyai tujuan, ya tidak usah belajar. Bagi Grean belajar itu tidak penting. Karena tidak penting, ya tidak usah belajar. Lalu apa hanya karena tak suka belajar mereka berjodoh? Grean yang tidak pernah serius akan sesuatu selalu saja tiba-tiba datang didekatnya. Hanya karena mereka mendapat hukuman bersama, lalu mendapat kelompok belajar yang sama, mereka yang tadinya tidak begitu dekat terlibat dalam permasalahan yang sama. Yuuuup, semuanya hanya karena.... Just, Because...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
jill
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • The reason
  • Grafi [End]
  • ARGLADIS
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • GASA [end]
  • ketos vs bad girl

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan