We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Boarding [1D + 5SOS + GC]

Boarding [1D + 5SOS + GC]

  • WpView
    Reads 3,648
  • WpVote
    Votes 439
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 9, 2018
WpInfo
Fanfic
1Direction
5sos
Sherly Ann Fcery, seorang gadis berusia 19 tahun yang baru saja akan memasuki perguruan tingginya di tawarkan oleh Ayahnya sendiri untuk menjadi penjaga sekaligus pengurus Asrama di kampusnya dan di sinilah Sherly bertemu dengan para sahabat sahabatnya, menurut Sherly mereka idiot, menyebalkan, tetapi tetap saja Sherly tidak mau kehilangan salah satupun dari mereka canda tawa Sherly rasakan ketika berada di dekat mereka. hal itu membuat Sherly semakin nyaman tapi akankah mereka selamanya menjadi sahabat? mereka tidak tahu, bahwa masalah besar kini telah mengincar salah satu dari mereka
All Rights Reserved
#190
harrystyles
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Biarkan Aku Mencintainya ✔
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • handsome bodyguard → harry
  • The Hoodie Girl (Gadis Hoodie Merah)
  • DIA PERGI?!
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • Oranye Di Langit Senja
  • I will meet you

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines