Waiting & Reply

Waiting & Reply

  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 26, 2013
WpInfo
Fiction
Romance
Lily masih tidak percaya bahwa Ricky tega meninggalkan sahabatnya itu sendirian tanpa alasan yang jelas. Dan dari kabar yang beredar Ricky telah meninggal! Lily percaya bahwa dia masih hidup, Lily pun mulai menyelidiki semua tentang Ricky. Setiap Lily membutuhkan Ricky, dia selalu mengirimkan e-mail kepada Ricky berharap dia membalas e-mail tersebut. Apakah Lily berhasil menemukan Ricky?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 48 FAMILY RESTAURANT ( JKT48 Gen 12 Fanfic)
  • RELENTLESS
  • DON'T GO
  • Asrama Nomor 12 (JKT48 Gen 12 Fanfic)
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Ketukan Takdir
  • THE PRINCE OF HURT
  • You Are Not Alone [ORINE] END
  • Eternity • Sung Hanbin
  • RIBET - [ SELESAI ].
  • mommy aralie?
  • Satu Jam Saja
  • Seraphine : A Light in Selene's Silence
  • Aska
  • Spike !!! (JKT48 Gen 12 FANFICTION)
  • My Cute Assistant ( Delynn X Lily FanFic)

Kisah seorang anak dari keluarga broken home bernama Lily yang selalu kesepian karena sering ditinggal ibunya yang sibuk berkerja, ia juga tidak pandai bersosialisasi, dan tidak punya teman. Lily sebenarnya muak dengan semua ini dan ingin keluar dari rasa kesepian yang tiap hari selalu menggerogoti dirinya. Suatu hari ia bertemu dengan Delynn, seorang gadis yang sangat populer di sekolahnya, dan ternyata Delynn selama ini diam-diam sudah memperhatikan Lily. Delynn tahu bahwa Lily sangat merasa kesepian, dan Delynn pun juga tahu tentang latar belakang keluarga Lily dari gosip-gosip para siswi di sekolah. Delynn akhirnya menawarkan diri untuk menjadi teman Lily dan berjanji untuk membantu Lily mengatasi rasa kesepian yang Lily alami, dengan cara mengajak Lily berkerja paruh waktu bersamanya di sebuah restoran keluarga. Lily awalnya menolak, tapi pada akhirnya ia pun bersedia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines