Pengamen Gaek

Pengamen Gaek

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 31, 2016
Pengamen Gaek Mendendang rasa di dalam kotak beraroma ciu Senyum tergelak dari irama berparas sendu langgam jalanan bertalu, dawai dipetik memekik pilu Syahdu memeluk bis tua melaju Kepala mendongak, sekelesat kembali menekuk pening Mengembara belantara kesah duniawi Pengamen gaek tulus riangnya tersungging Tak butuh puja tak peduli cibir Hanya onggokan keping pengganjal orkestra lambung senja plastik kucal mantan bungkus gula-gula beredar tak putus tangan ke tangan Namun timpukan receh enggan mendentang Pengamen gaek Ajeg menebar senyum Gitar lusuhnya didekap dan menghilang berlalu Tuban, 13 januari 2016
All Rights Reserved
#15
pengamen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • lagu untuk matahari
  • DAMIAN
  • The Devil Queen (END)
  • Kepada sang pencipta rindu
  • don't hurt Lia (end)
  • Sebuah Antara ✔
  • Tunanganku? Oh, bukan! [END]
  • Bumaga i Ruchka
  • Hanya Rindu Dan Trauma

"Emang kalau capek harus kenal waktu ya, Do?" "Enggak, boleh kok capek kapan saja," "Emang kalau kita capek, nggak boleh ngeluh ya, Do?" "Boleh kok, untuk sebentar saja kita nggak usah pura pura, cuman orang orang sok kuat yang nggak pernah mau ngaku kalau dirinya lagi capek. Kalau sebenarnya dirinya lagi nggak baik baik saja, dia butuh orang lain, tapi dia nggak pernah mau ngakuin itu, itu nggak wortid, Tsan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines