My Beautiful Fault

My Beautiful Fault

  • WpView
    Reads 171
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2016
Apa yg akan kau lakukan jika orang yang kau sukai menyukai sahabatmu sendiri? Mengikhlaskannya sambil berteriak kau tak apa? Lari lalu bersembunyi di balik hujan agar tangismu tak ketahuan? Atau.. Hmm.. Hal yg satu ini fatal sekali jika kau pilih sebagai jalan keluar. Hal yg sama dengan yg kulakukan saat ini. Memasang jarak pada keduanya. Ya! Itu yg kulakukan saat ini, dan agar tak ada yg curiga, aku juga menjauhi semua orang. Lari dari kenyataan katamu? Huh! Masa bodoh! Lebih baik memang memasang langkah seribu seperti itu bukan? Daripada memilih untuk menatap iri sahabat terbaikmu setiap saat. Sehingga duri itu tumbuh di hatimu. Menusuk setiap jengkalnya. Membunuhmu perlahan. Tetapi jangan salahkan aku jika kau kehilangan segalanya setelah kau menjauhi sahabatmu. Sudah aku katakan, itu sangat fatal. Kuingatkan kau untuk tidak melakukannya. Aku sedang memperingatkanmu. Sekarang, aku sudah memperingatkanmu. Maka, jangan lakukan hal itu. Lihatlah bahkan kau kuperingatkan berulang kali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Kita
  • Hopeless
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Sekali Lagi (End)
  • UNREQUITED LOVE
  • SalFlo
  • Till I Meet You
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)

Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...

More details
WpActionLinkContent Guidelines