Loveless

Loveless

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 28, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
" WOYY, RANN!! ADA BERITA TERHOT SE SMA MULYA!!!" Teriak Dena yang begitu memekakkan telinga " Kenapa emang?" " Ada anak pindahan baru!! AAAA!!!!! SUMPAH GANTENG GA BOONG!! Namanya Kian" Lama lama gua budek juga " Ayo kebawah!! Lo harus liat Ran!!" Ujar Dena dengan heboh sambil menarik-narik tanganku " Iya-iya" Kami berdua pun langsung menuruni tangga dan turun ke lapangan. Lapangan jadi penuh gini gara-gara anak pindahan itu, emang ganteng banget ya? Tanya Aranna dalam hati. "Hai Kian!! Ganteng banget deh" "Kian masuk kelas mana?" "Kian pindahan dari mana?" Semua murid berbondong-bondong mencuri perhatian si anak baru. "Gue Kian Alvaro Roux, masuk ke kelas 11 IPA 3 pindahan dari Melbourne, tapi sebelumnya gue tinggal di Jakarta"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im not alone
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • ASAVELA KIARA
  • Three Targeted Girls!!
  • Ayesha Transmigration
  • IPS 1 ✓
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • My possesive boyfriend

semua murid di kelas riuh berbisik-bisik dengan teman sebangku.. tampan, cool, keren berbagai pujian yang aku dengar dari mereka membuat ku menatap menerawang kearah nya... tanpa sengaja dia melihat ke arah ku membuat ku tersentak kaget dan menunduk malu karna terpergok memperhatikannya. "hemm... kamu bisa duduk disana tsubasha-kun" kata sensei Miya mempersilakan duduk setelah menemukan kursi kosong di ujung baris paling belakang dekat pintu belakang kelas , terpisah lumayan jauh dari tempat ku duduk. *NB :setiap kelas memiliki 2 pintu keluar, di depan dan belakang* Kami mengikuti pelajaran dengan serius, bel tanda istirahat pun berbunyi.. seperti biasa murid pindahan baru akan menjadi mangsa buat anak-anak di kelas ini.. dia di kerumuni hampir semua anak perempuan dan laki-laki, pertanyaan demi pertanyaan bertubi-tubi diluncurkan..aku hanya melihat dari kejauhan memandangi dia yang di kerumuni, tak lama haruka menepuk pundak ku mengajak bergabung dengan anak-anak lain.. aku pun menuruti nya namun hanya ikut berbaris mendengarkan pertanyaan dan jawaban yg diluncurkan kearah Key. Jawaban nya masih sama seperti awal perkenalan didepan kelas, begitu singkat dan seadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines