Pincang Cincang

Pincang Cincang

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Mon, May 23, 2016
Pena kupisau, Tintaku darah, Hiris dan hiris Lakar sebuah kesah dan harapan.. DIAM!!!! Biar aku.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puisi: Coretan Sebuah Jiwa
  • Mencari Makna
  • Dewasa Itu Sakit, kan ?
  • Cinta yang Ku Dambakan Bahagia( Slow Update)
  • Sebelum Senyap
  • Coretan Larut Malam
  • Aku dan Bintang✨
  • Fragment Rindu
  • Awan
  • cikgu najwa

Ku biar jiwa mengungkap kata, maka lahirlah gubahan puisi yang sederhana, lalu terbit dan terhasil lah senandung, "Puisi: Coretan Sebuah Jiwa." Izinkan penyair amatur ini menghampar sayap, menyentuh roh-roh jiwa yang membacanya;⁠-⁠). -Dahiraffa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines