When The Moment Comes - Versi Indonesia

When The Moment Comes - Versi Indonesia

  • WpView
    Reads 6,082
  • WpVote
    Votes 784
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 10, 2020
Ketika kesempatan itu tiba dan momen tersebut datang, apakah yang harus kita lakukan? -lily --×××-- "P' apakah benar ini antrian untuk peran Ming?" Tak kusangka pertanyaan tersebut membawaku menuju momen ini. Momen dimana aku tidak tahu apa yang harus kulakukan pada perasaanku kepadamu. -Nine
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9. Level Up! GXG (FREENBECKY POV) (END)
  • [PHAYO] Mysterious Boyfriend ✔
  • Stay With Me, P'Pha. [Friday Night]
  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • Never Ending ✔ [Kookmin version]
  • MINE

18+ "Karena syuting akan mulai bulan depan, jadi aku ingin kalian menjalin hubungan yang lebih dekat. Maksudku, bukan dekat seperti... Ya kalian tahu sendiri. Tapi, sebagai teman. Kalian bisa mulai dengan pergi makan sushi berdua. Atau, jalan-jalan. Anggap saja bagian dari pengenalan karakter. Aku punya rencana besar. Tapi, aku tidak akan menceritakannya sebelum investor kita tanda tangan. Aku tidak mau memberi harapan yang muluk-muluk." Elean menunggu tanggapan kami. Namun baik aku maupun Bern tidak mengatakan apa-apa. "Artinya kalian setuju?" tanya Elean. "Kalau Bern tidak masalah, aku juga tidak akan keberatan." "Bern?" Aku menoleh untuk melihat ekspresinya. Bern tersenyum lagi dan kali ini ia menoleh untuk menunjukkan langsung apa yang tertulis di wajahnya padaku. Bibirnya tertarik naik membentuk bulan sabit. Membuat pipinya yang lembut dan segar terdorong naik dan menghimpit dua bola biru dalam matanya. OH! Lesung pipinya! "Aku tidak keberatan, Kak Flo." Ya ampun! Serangan apa yang barusan itu? Bernadetta cantik sekali!

More details
WpActionLinkContent Guidelines