Story cover for Problem by sitiafiarti
Problem
  • WpView
    Membaca 57
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 57
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 1
Lengkap, Awal publikasi Mar 28, 2016
Ku mulai hari ku seperti biasa, menjadi gadis nakal, awut awutan, hobi membolos dan merokok.

Merokok adalah salah satu hobi ku. Mungkin di saat aku merokok aku bisa melepaskan beban ku bersama asap rokok yang ku hembuskan.

Taman belakang sekolah adalah tempat favorit ku jika sedang membolos. Jarang ada yang datang kesini karena taman ini sudah tidak terawat lagi. Hanya ada bangku tua yang sudah usang dan pohon rindang untuk tempat berteduh dari panas mata hari.

Ku hembuskan asap rokok memandangi langit biru hari ini begitu cerah namun berbeda jauh dengan hidup ku yang suram.

Ddrrtt ddrrtt kulirik ponselku yang menampil kan nama seorang yang paling aku hindari setelah kematian ibu ku  ya dia adalah ayah ku. ku geser tombol hijau untuk menjawab telfon ku.

"Halo" sapa ayah ku disebrang sana
"Hmm halo yah, ada apa tumben nelfon. Masih inget toh punya anak perempuan disini?" kata ku dingin
"Kamu apa kabar sayang, ayah kagen sama kamu" terdengar ada nada ketulusan pada setiap kata yang
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan Problem ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
27 FEBRUARI oleh MelatiPutri427
25 bab Lengkap
* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN
Pretty Careless oleh annstsy17
16 bab Lengkap Dewasa
Oke, biar akrab kita kenalan dulu Nama gue Alea meisa pratama gue biasa di panggil al. Orang bilang gue tuh cantik, tinggi, dan gue punya warna mata yang Indah yaa itu sih kata mereka. But not bad lah yaa. Tapi tenang kalian bisa nilai gue sendiri lah, mangkanya baca yee hehe. engga sihh engga gue ga maksa ya pokoknya tetep terserah kalian. Gue anak kedua dari 2 bersaudara yaa gue punya abang, namanya Mahesa langit pratama gue biasa manggil dia bang esa. Gini gini gue gamau banyak omong deh masalah abang gue nanti kalian bisa nilai sendiri. Yang jelas dia cakep banget ga ngerti lagi deh gue. Parahnya gue sampe bosen kalo udah ada temen cewe gue yang titip salam buat bang esa. Gue sama bang esa yatim piatu dan yapp kita berdua di tuntut mandiri. Kadang bang esa sering cape sendiri sihh gara gara dia gabisa nolak sifat alamiah gue yang manja nya ga ketulungan. Tapi yang gue liat dia tuh gamau ngomong ke gue. Tuhh kan gimana gue ga bahagia punya spesies abang kaya gini udah cakep begini pula sifat nya. Nahh mupeng deh lu pada wkwk Last but not least gue punya sahabat cowok yang bisa dibilang yaa kaga cakep cakep amat itu sihh versi gue tapi lagi lagi kalian bisa nilai sendiri dehh. Namanya Rega saputra gustiawan, dia sama gue udah kaya kaleng rombeng aja tiap kali ngobrol emang ga tiap waktu juga sihh tapi dia seru. Rega dan gue kenal dari kita masih jadi bocahan smp. Dia pindahan gitu ke komplek rumah gue tapi kita beda blok yaa Bagus lahh ga kebayang aja kalo rumah gue sebelahan sama dia bisa bisa ga tenang iduo gue. Rega sering banget bilang ke gue kalo gue tuh ceroboh sampe ketulang. Yaa gue akuin sihh tapi gimana dong kan udah dari sono nya begitu. Tapi mau berapa ratus kali dia bilang gue ceroboh yaa tetep dia dia juga yang mau gue repotin kalo si sifat ceroboh sialan gue itu dateng. Mangkanya betah gue sahabatan sama dia. Udahh ahh pokoknya gitu dehh yaa. Ada gue, ada bang esa, ada rega nahh kita bertiga mau ngapain yaudah baca aja ntar juga tau.
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  oleh hanun729
52 bab Lengkap
Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"
Eliinaa oleh vfryfrljnvsnmtm
5 bab Lengkap
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Something Different  cover
POURA  cover
27 FEBRUARI cover
Suamiku Amnesia (REPOST) cover
Pretty Careless cover
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover
Jejak Cinta Yang Abadi (joongpond) cover
Eliinaa cover

Something Different

44 bab Lengkap

Satu alasan mengapa aku cuek kepada mereka yang mendambakanku adalah, karena aku sudah punya kamu yang aku dambakan. -Sagara Kata orang kamu emang sombong, cuek, dingin, kadang gapunya hati tapi gatau kenapa tiap sama aku, kamu ga kaya gitu dan itu sudah cukup membuatku untuk terus disisimu. -Novia Kamu emang cuek,jutek, dingin, garing dan ga asik tapi cuma kamu yg selalu ada dan gaada alasan buat aku ninggalin kamu. -Iqbal Apapun pandangan orang terhadap kamu, bagiku kamu tetap yg terbaik, dan selamanya akan tetap seperti itu. -Susan Iya aku emang gokil, polos tapi dari kepolosan itu aku tulus sama kamu, dan apapun hal yg berhubungan dengan kamu aku serius. -Witan Love me just the way i'am. -Fitri Aku akan menjadi yang terbaik untuk hal apapun yg berhubungan dengan kamu. -Rossy Kamu, definisi bahagiaku. -Iga