Story cover for Petrichor by MuliaMufidah
Petrichor
  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Concluida, Has publicado mar 28, 2016
Cinta bergerak tanpa arah, memilih hati siapa pun sebagai tempatnya bersinggah. Banyak yang mengira cinta adalah hal yang indah, walaupun sebenarnya terkadang ia menorehkan luka yang membuat siapa pun berdarah. Kisah ini adalah sepenggal ungkapan hati yang kutulis 3 tahun yang lalu, saat pengalamanku masih sedikit, saat aku masih "hijau", namun percayalah, sakit yang kurasakan saat itu adalah rasa sakit yang nyata, yang membekas hingga ini, dan kuberanikan diri untuk membukanya lagi, tanpa editan. 
Love is a beautiful thing, people would strive for it, even it made us forget, how pathetic we were to looking for something that was hardly to get.
Petrichor, sesuatu yang menenangkan yang kudapat saat hujan turun, aku sang pencinta hujan. Hujan menyaksikan seluruh kisah hidupku, dari yang paling membuatku bahagia, hingga kisah terkelamku yang ingin kulupakan.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir Petrichor a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
ngger adalah vandyku cover
One Last Chance - Haechan [✔️] cover
I LOVE LOVEGOOD cover
Sahabatku Cintaku: Tersimpan [Republish] cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
cinta untukmu cover
Waktu dan Cinta cover
Shadow That Fades cover
Di Atas Meja Kopi cover
Terjebak Diwaktu Yang Sama cover

ngger adalah vandyku

16 partes Concluida

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤