Petrichor

Petrichor

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 28, 2016
Cinta bergerak tanpa arah, memilih hati siapa pun sebagai tempatnya bersinggah. Banyak yang mengira cinta adalah hal yang indah, walaupun sebenarnya terkadang ia menorehkan luka yang membuat siapa pun berdarah. Kisah ini adalah sepenggal ungkapan hati yang kutulis 3 tahun yang lalu, saat pengalamanku masih sedikit, saat aku masih "hijau", namun percayalah, sakit yang kurasakan saat itu adalah rasa sakit yang nyata, yang membekas hingga ini, dan kuberanikan diri untuk membukanya lagi, tanpa editan. Love is a beautiful thing, people would strive for it, even it made us forget, how pathetic we were to looking for something that was hardly to get. Petrichor, sesuatu yang menenangkan yang kudapat saat hujan turun, aku sang pencinta hujan. Hujan menyaksikan seluruh kisah hidupku, dari yang paling membuatku bahagia, hingga kisah terkelamku yang ingin kulupakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Atas Meja Kopi
  • Fall for You
  • ngger adalah vandyku
  • Waktu dan Cinta
  • cinta untukmu
  • Lovakarta
  • Sahabatku Cintaku: Tersimpan [Republish]
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • One Last Chance - Haechan [✔️]
  • ONE DAY

Cinta datang di waktu yang tak terduga, ketika janji-janji tak sempat terucap. Di tengah segala beban hidup, ada satu perasaan yang tumbuh tanpa bisa diungkapkan, sebuah cerita yang belum selesai. Apakah ada waktu untuk mengungkapkan cinta sebelum semuanya berakhir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines