IMPERFECTION

IMPERFECTION

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 13, 2016
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di era kecanggihan seperti sekarang ini, selain mengundang dampak positif juga memberikan dampak negatif yang begitu besar. Hal ini terjadi pada sebuah negara bernama TIGHTON. Negara tersebut terlihat sebagai negara yang sangat maju dalam hal teknologi. Tetapi, sudah menjadi rahasia umum di negara tersebut bahwa di sana terdapat kerusakan yang amat sangat besar pengaruhnya di masa depan. Bukanlah kerusakan fisik, tetapi kerusakan mental para masyarakatnya. Hal ini membuat pihak Organisasi Kedamaian Dunia merasa khawatir dan mengirimkan Mr. Fernando untuk memimpin negara tersebut agar memperbaiki keadaan di sana. Apa yang akan dilakukan oleh Mr. Fernando? Berhasilkah beliau menjalankan tugasnya dengan segala kecaman dan pemberontakkan yang dilakukan oleh para remaja di sana?
All Rights Reserved
#74
freedom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INVESTIGATION - THE BEGINNING
  • LAYERS || 48 [Completed]
  • Rescue Favorite Characters [END]
  • Dek Istri 21+
  • SKIZOFriend (END)
  • HYDIE EARTH : BEYOND TIME AND SHADOWS
  • Another [END]
  • REX-Nya ALA [TERBIT]

Kecelakaan itu mengubah segalanya. Ayahnya tewas. Matanya tak lagi melihat warna. Dan yang lebih menyakitkan, pelaku justru melenggang bebas-membeli hukum, menukar keadilan dengan uang. Di dunia yang kini hanya abu-abu, dia melihat satu hal dengan sangat jelas: sistem yang tak akan pernah berpihak pada orang sepertinya. Jika bukti adalah satu-satunya cara untuk menjatuhkan pelaku, dia akan menemukannya. Jika hukum tak bisa diandalkan, dia akan menciptakan keadilannya sendiri. Bahkan jika itu berarti menjadi kriminal dalam prosesnya. Seberapa jauh seseorang harus melangkah untuk membalas dendam? Dan pada titik mana keadilan berubah menjadi kejahatan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines