Story cover for (A)LEXA by ragilfitriani
(A)LEXA
  • WpView
    GELESEN 404
  • WpVote
    Stimmen 21
  • WpPart
    Teile 3
  • WpView
    GELESEN 404
  • WpVote
    Stimmen 21
  • WpPart
    Teile 3
Laufend, Zuerst veröffentlicht März 29, 2016
Entah wanita, pria, pria kewanita-wanitaan atau wanita kepria-priaan. Aku tertarik. Sebuah nama yang sekarang tertuju di bola mataku. Bukan hanya saat ini, semenjak 4 bulan yang lalu nama itu selalu mengganjal di pikiranku. Kadang menjengkelkan, kadang menggemaskan. Tapi dibuatnya penasaran adalah yang paling sering ku rasakan. -Bellexanera-

Aku ini lelaki! Lelaki tidak mungkin menangis! Lelaki harusnya kuat! Lelaki tidak boleh serapuh ini!. Tunggu. Berkaca pada diriku, lihat tubuhku. Aku terperangkap dalam tubuh wanita ini. Ada apa denganku?. -Alexafuttaba-
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie (A)LEXA zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
The Grey Of SAKARUNA von xhaye127
20 Kapitel Laufend
Entah siapa yang bisa benar-benar menebak apa yang ada di pikirannya? Kadang, aku merasa kami sedekat nadi-tak terpisahkan oleh ruang atau waktu. Namun, di lain waktu, rasanya seperti tak pernah ada apa-apa di antara kami. Dia melenggang ke sana kemari, seolah aku tak lebih dari bayang-bayang yang tak terlihat. Tapi anehnya, di saat tertentu, dia menggeliat di sisiku, seperti tak akan bisa bertahan hidup tanpa kehadiranku. Hingga kini, aku masih tak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya. Keluh kesahnya, tawa kecilnya, dan tingkah manjanya yang dulu terasa akrab kini hilang begitu saja, bagai debu yang diterbangkan angin. Dua belas tahun kebersamaan kami, mengapa rasanya bisa terhapus hanya dalam tiga tahun? Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa segalanya memang memiliki waktunya masing-masing. Bahwa perubahan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa. "Ini bukan masalah besar," gumamku berkali-kali. Namun, hati kecilku tak pernah benar-benar berhenti bertanya, mengapa? Hal yang paling membuatku kesal adalah kebiasaannya yang kini berubah menjadi teka-teki. Dia datang kepadaku, tapi hanya ketika dia butuh. Saat lapar menghampirinya, saat kesedihan melingkupinya, atau ketika kebosanan menjeratnya. Dia akan muncul tiba-tiba, menghancurkan keteraturanku, mengacak-acak ketenanganku, lalu pergi tanpa sepatah kata pun. Maksudnya apa? Aku benci dibuat bingung seperti ini. Aku benci bagaimana dia membuatku merasa diperlukan, hanya untuk kemudian membuatku merasa tak berarti. Namun di balik semua rasa kesalku, aku tak bisa mengingkari satu hal: aku tetap menunggunya. Dia adalah Saka, sebuah misteri yang tak pernah bisa kuselesaikan.
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
RANNA cover
Kizu cover
Transmigrasi? Kok aku jadi iparnya? (Hiatus) cover
Supporting Characters  cover
My mate is my little friend cover
Cinta Luna Dan Suga cover
OBSESSED MALE LEAD cover
HSM 1: OLYMPIADS [END] cover
ALZEA : FEATURED SOULS cover
The Grey Of SAKARUNA cover

RANNA

23 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.