Miracle In December

Miracle In December

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 31, 2016
Hujan tau ia jatuh membasahi apa tapi air mata tidak pernah tau ia jatuh karena siapa. Seperti kenangan pahit yang aku alami selama ini Alex adalah laki laki yang banyak di kagumi banyak wanita namun sikap dinginya yang membuat aku penasaran dengan kepribadianya yang sesungguhnya. Musim semi berlalu tetapi rasa yang itu masih tertinggal di sini dan keajiban di bulan desember kini menjadi kenyataan Miracle in december
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hug me! (my lady)
  • The Angel Of Death [Completed]
  • DAN HATIKU MEMILIH KAMU
  • Kamu dan Hujan
  • Hidden In The Dark
  • Dua Sisi (TAMAT)
  • The Perfect Strangers
  • ALEXA [ GENGSTER GIRL] [END ]✓
  • Fear Of Abandonment

ketika masalalu yang indah dan menyakitkan menjadi satu kenangan yang buruk mana yang akan kau pilih? melupakannya karna itu begitu menyakitkan atau hidup dengan kenangan buruk itu karna kau tak ingin melupakan seseorang yang berarti bagimu. inilah kisah mereka yang harus berjalan berlawanan arah karna jalan yang mereka pilih berbeda. akankah takdir menutun mereka untuk berada di jalan yang sama. Mengapa perasaan ini harus kumiliki, rasanya begitu menyiksaku ketika aku tak bisa melindunginya rasanya separuh ragaku mati. Dia yang kucinta tapi hanya dapat kupandang dari jauh. "Revalno aditya wijaya" aku tak tau apa yang sudah ku lupakan selama ini, tapi satu hal yang pasti bahwa kenangan itu memang seharusnya terhapus karna sudah cukup bagiku memiliki malaikat pelindung tanpa sayap yang selalu berada disampingku dia yang menarikku dari tempat gelap dan memberikan cahaya indahnya untuk melindungiku dan dia sahabatku. "Aira Riana Dimitri" "Baginya aku adalah malaikatnya tapi bagiku dia adalah peri kecilku yang mampu menyembuhkan lukaku, luka masalalu yang sampai sekarang masih selalu jadi mimpi buruk untukku." "Martino Devan"

More details
WpActionLinkContent Guidelines