We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
[Bukan] Hanya Dalam Hati

[Bukan] Hanya Dalam Hati

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 10, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Pernahkah kau mendengar lagu balonku? Dimana dalam salah satu lirik lagunya disebutkan bahwa ada balon berwarna hijau yang meletus. Apa kau tahu sebab balon hijau tersebut dapat meletus?. Aku pun memiliki sebuah balon hijau yang sengaja kuletuskan. Aku merasa sangat lega setelah meletuskannya. Apa kau ingin tahu kenapa aku merasa sangat lega?. Balon hijau adalah diriku dan udara yang terperangkap di dalamnya adalah perasaanku. Jadi, aku meletuskannya untuk membebaskan udara dari dalam balon tersebut. Lebih tepatnya, untuk membebaskan perasaanku. -Alif-
All Rights Reserved
#323
recomend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rinai
  • [6] When I See You Again
  • Menghapus Jejak Luka [EDISI REVISI]
  • Satuan Takdir
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Love Forever #IDR
  • Tsuroyya; Mengejar Mentari di bawah Purnama
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Namamu di sepertiga Malamku!
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
Rinai

Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines