Hujan
  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 19, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Gemuruh guntur dan kilatan petir menjadi tanda akan turun hujan. Alyssa menarik selimut tebalnya,tanda-tanda hujan yang menakutkan membuatnya ingin bersembunyi dibalik selimut. Dan detik berikutnya sahutan guntur dan pertir tidak lagi terdengar hanya berganti dengan suara nyaring khas ribuan tetes air mata langit yang tumpah. Alysaa menyibakkan selimutnya dan berfokus pada kaca jendela kamarnya yang mulai berembun, embun tipis itu seolah memanggilnya untuk mendekat. "Hujan yah" Katanya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Evanescent
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • Kisah Kita Dan Hujan
  • Truth or Death ( On Going)
  • Why?
  • SPAZIO
  • Amika [CERPEN] SELESAI��✓
  • Di Antara Keheningan
  • ZIELA

Bulan september, dimana hujan dengan habis-habisnya menghampiri negara Indonesia, di halte bus Abra bertemu seorang gadis yang tampak terjebak hujan sepertinya Gadis dengan buku tebal ditangannya -----❀ "Semesta sedang menghukumku, dan aku sedang menikmati hukumannya" "Abra kamu percaya dengan bereinkarnasi?" murni hasil karya dan pemikiran author. don't copypaste my story! cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines