Sacrifice Living

Sacrifice Living

  • WpView
    Odsłon 192
  • WpVote
    Głosy 22
  • WpPart
    Części 13
WpMetadataReadZakończone niedz., kwi 17, 2016
WpInfo
Fikcja
Romans
Mungkin aku memang tampak berbeda dari yang lain, yang dapat membuatku merasa iri dan tidak percaya diri dan bahkan ku dijauhi semua orang, mereka tidak menyukai apalagi sampai menemaniku. Dan mungkin karna aku berbeda dari mereka yang benar benar sempurna. Namun, kim dapat membuat ku tampak berbeda. Semenjak kehadiran kim sebagai murid pindahan dari seoul itu dapat membuatku tampak lebih percaya diri. Dan sampai akhirnya kita saling menyayangi sehingga kitapun dapat menjalin sebuah hubungan spesial dan kebanyakan orang menyebutnya sebagai "Pacaran". Seperti apakah kelanjutan ceritanya ? Ayolah baca dan rasakan apa yang telah kurasakan selama ini. *Jangan lupa vote/coment dari ceritanya. Saya harap kalian semua dapat menikmati cerita ini dengan baik. TERIMA KASIH
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Without Love?
  • The Tempramen Boy-myg
  • [BL] King And Prince√
  • Arrogant Man || [END] ||Park Jisung  ♡♡
  • A struggle
  • Under The Umbrella
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️
  • Single Moms (End)
  • MASTER ON THE BED
  • AFFAIR (yizhan) ✅ End

"Apa maksud semua ini?" tanya Yibo dengan suara yang terdengar parau seolah menahan emosi. "Aku menyiapkan semua ini agar kita bisa menghabiskan waktu bersama," jawab Zhan sambil tersenyum hangat pada Yibo. Mendengar hal tersebut, wajah Yibo memerah karena menahan amarah dan rahangnya mengeras membuat Zhan menatapnya heran. "Tidak tahu malu." "A-apa? Maksudmu...." Yibo berdiri sambil menatap nyalang pada Zhan membuat pemuda itu menatapnya kebingungan. "Jangan berharap apapun dariku, Zhan." Zhan mengernyitkan dahinya heran setelah mendengar ucapan pria itu. "Jangan salah mengartikan perlakuanku padamu," ujar Yibo masih tetap menatap kedua mata Zhan yang mulai berlinang air mata. "Ini hanya perjodohan yang tidak berlandaskan cinta," imbuh Yibo begitu santainya melontarkan ucapan tersebut seolah Zhan tidak memiliki perasaan. Air mata sudah mengalir di pipinya setelah mendengar ucapan Yibo yang menyayat hatinya. "Ini hanya perjodohan, tidak boleh ada perasaan cinta di antaranya," lagi-lagi Yibo mengucapkan kalimat yang kian membuat Zhan semakin terluka. ••••• Bagaimana kehidupan Xiao Zhan setelah perjodohan itu?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści