Story cover for  Jomblo? by syarahsyahidah
Jomblo?
  • WpView
    Reads 1,261
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 1,261
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Mar 30, 2016
Jomblo jdi hal yang paling di hindari oleh kalangan remaja jaman sekarang, banyak penilaian yang negatif tentang kata atau status jomblo. Seperti halnya, ga gaul lah.. Ga laku lah,, dan 'hari gini masih jomblo?' 


Seorang kinara yang berstatus jomblo, selalu diejek oleh sahabatnya tentang kejombloan nya tersebut. 
Memang,, jadi jomblo sungguh membosankan. Tapi, apa yang harus dia lakukan? Kalau memang belum ada seorang cowo mendekatinya.
Dan,, itu dulu. Sekarang ia sudah kelas 2 SMA. Walaupun kelihatannya ia tidak perduli atas kejombloannya tersebut. Tetapi, dalam hatinya ia berharap, ada seorang cowok yang naksir kepadanya. 






Copyright by syarahsyahidah
All Rights Reserved
Sign up to add Jomblo? to your library and receive updates
or
#1892016
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
JOMBLO YANG BENAR AJA cover
Cinta Suci Zahra✓ cover
(Masa Laluku) Motivasi Hijrahku cover
My Fiance is My Enemy | (HANLIS) cover
Mr. D [ Kisah Nyata KKN ] cover
Imaginary Boyfriend cover
CHANGE FUTURE - JENRINA & JAEMINJEONG cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
MY UNKNOWN BOY-FRIEND cover
Young Marriage cover

JOMBLO YANG BENAR AJA

19 parts Complete

Terkadang kita mendengar mereka -pejuang pacaran- berkata "JOMBLO, YANG BENAR AJA?" saking tidak mau dikatakan JOMBLO, seakan begitu hina kata JOMBLO itu. Padahal, selain tak ada dalam ajaran Islam dan cenderung merugikan, PACARAN juga sangat menyita waktu dan perasaan, maka wajar jika sakit hati dapat dirasakan meskipun diusia remaja, bahkan terkadang dapat dibawa sampai mati jika perasaan itu begitu dalam. Maka penulis berharap setelah membaca buku ini, kita dapat menghapus TANDA KOMA dan TANDA TANYA dalam kalimat "JOMBLO, YANG BENAR AJA?" menjadi "JOMBLO YANG BENAR AJA", yaitu memilih hidup sendiri dulu tanpa pasangan, masih ada banyak hal yang lebih mengingatkan diri pada Allah Subhaanahu Wa Ta'ala dan jauh lebih penting, hingga dapat membuka mata dan hati adik-adik kita untuk mengatakan "SAY NO TO PACARAN, JOMBLO YANG BENAR AJA", bahkan ditambah TITIK pada ujung kalimatnya.