Alfarea

Alfarea

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 8, 2016
"Sejak kecil aku terbiasa melihat benang merah. Benang merah itu mengikat jari kelingking seseorang dengan jari kelingking orang lain. Benang merah itu panjang dan sukar putus. Benang merah itu hanya aku yang bisa melihat" *** Alfano Rafael bisa melihat benang merah yang biasa disebut-sebut sebagai benang jodoh. Pertama kalinya ia menceritakan kemampuan uniknya itu pada kedua orang tuanya saat berusia 3 tahun. Orang tua yang masing-masing memiliki benang merah yang terikat dengan orang lain. Tidak lama kemudian, kedua Orang tuanya bercerai dan Rafael bertekad untuk tidak mengungkit-ungkit masalah benang merah itu lagi, hingga di usianya yang ke 22 tahun, saat ia mulai bekerja sebagai guru biologi di suatu sekolah swasta, Rafael menemukan seorang gadis yang memiliki benang merah yang terikat denganya.
All Rights Reserved
#374
teacher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lucid Dream • myg
  • Sederhana Tapi Rumit
  • Menikah Kontrak
  • The Red String
  • THREAD OF FATE
  • Benang Merah | ✓
  • ASTROPHILE
  • Story of Destiny : Red String ✔
  • Benang Takdir |End|

[slow update] Kita terikat oleh benang merah yang bernama hubungan. Kau, aku, atau siapapun itu tak akan bisa mengelak oleh takdir yang dibuat benang itu. "Jika bertemu denganmu berarti menyakitimu secara perlahan, lebih baik tak ada kata pertemuan di antara kita" - Park Hyemi. TERINSPIRASI DARI SEBUAH MANGA JEPANG [130418] ©Bie✓

More details
WpActionLinkContent Guidelines