Possessive Love

Possessive Love

  • WpView
    Reads 104,567
  • WpVote
    Votes 3,249
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 28, 2017
SEBAGIAN DIPRIVATE! Cerita sederhana tentang Angelica Putri Wiranata yang terpenjara cintanya sendiri Resta mencintai Alice dan Alice pun memiliki rasa yang sama. Hebatnya Alice betah berada dalam kungkungan lelaki itu merangkai rasa bertahun-tahun lamanya, meski nyaris segala kebebasannya tersita. "Kamu jaga jarak dari dia!" Resta mengeluarkan titahnya. "Tapi dia sahabat aku Kak!" "Tidak peduli! Yang namanya laki-laki tetap saja laki-laki!" Resta megeratkan genggaman tangannya. "Aww." Alice menarik tangannya paksa dan membuang muka. "Egois." Desisnya pelan. "Kita sudah terlalu sering memperdebatkan ini. Jangan batu!" "Tapi kan..." "Tidak ada bantahan!" Alice melaksanakan perintah Resta untuk membangun batas dengan Iqbal-sahabat Alice, itu yang Resta tahu. Lelaki itu tidak tahu bahwa hukum 'akan ada yang kalah dalam persahabatan antara cewek cowok' benar-benar terjadi pada kekasihnya, terlebih ketika mereka terlibat dalam sebuah tim drama. Dan kehadiran Gitto, mengungkap sejarah mula Resta mengenal Alice.
All Rights Reserved
#124
iqbal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LDR
  • Beauty or beast?
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • possessive Alejandro
  • don't get into the trap 2
  • My Possesive Boyfriend
  • ANELKA CALVARY
  • Nebbia, the Mafia and the Successor(21+)✔
  • Game Of Obsession
LDR

"Kenapa?"-Bianca Aurelia Malvina "Nggak"-Reza Daylon Pratama "Kamu sekarang lebih irit bicara,kasih alasan yang jelas kenapa kamu berubah sikap, kamu tidak bisa perlakukan aku seperti ini terus menerus" ucap Bianca lemah "Tolong menjauh dari gue" ucap Reza dengan tatapan dingin. "Nggak.. alasannya apa? ini nggak masuk akal za" Bianca menghela nafas dengan gusar dengan tubuh bergetar. "Dasar cewek". Desis Reza dengan tersenyum kecut. "Aku akan terus bertahan" ucap Bianca menundukkan kepalanya Reza membulatkan matanya. "Lo udah gila?" Ucap Reza dengan menahan kesal dan langsung pergi meninggalkan Bianca sendirian di kafe. Tanpa disadari,air mata pun lolos dipipinya. Bianca tersenyum, dia tidak tahu harus berbuat apa lagi agar Rezanya itu bisa kembali bersama dengannya lagi, apa Reza masih mencintainya? Apa Bianca harus mempertahankannya karena sudah menjalin hubungan sampai bertahun. Atau Bianca harus melupakannya? Tetapi saya pikir Bianca tidak akan bisa melupakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines