Possessive Love

Possessive Love

  • WpView
    Odsłon 104,570
  • WpVote
    Głosy 3,249
  • WpPart
    Części 15
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja wt., lis 28, 2017
WpInfo
Fikcja
Romans
SEBAGIAN DIPRIVATE! Cerita sederhana tentang Angelica Putri Wiranata yang terpenjara cintanya sendiri Resta mencintai Alice dan Alice pun memiliki rasa yang sama. Hebatnya Alice betah berada dalam kungkungan lelaki itu merangkai rasa bertahun-tahun lamanya, meski nyaris segala kebebasannya tersita. "Kamu jaga jarak dari dia!" Resta mengeluarkan titahnya. "Tapi dia sahabat aku Kak!" "Tidak peduli! Yang namanya laki-laki tetap saja laki-laki!" Resta megeratkan genggaman tangannya. "Aww." Alice menarik tangannya paksa dan membuang muka. "Egois." Desisnya pelan. "Kita sudah terlalu sering memperdebatkan ini. Jangan batu!" "Tapi kan..." "Tidak ada bantahan!" Alice melaksanakan perintah Resta untuk membangun batas dengan Iqbal-sahabat Alice, itu yang Resta tahu. Lelaki itu tidak tahu bahwa hukum 'akan ada yang kalah dalam persahabatan antara cewek cowok' benar-benar terjadi pada kekasihnya, terlebih ketika mereka terlibat dalam sebuah tim drama. Dan kehadiran Gitto, mengungkap sejarah mula Resta mengenal Alice.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#667
possessive
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • ANELKA CALVARY
  • FINDING CINDERELLA | ✔ | FIN
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)
  • Game Of Obsession
  • AGGA
  • LDR
  • My Possesive Boyfriend
  • don't get into the trap 2
  • possessive Alejandro
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści